seputarpapua.com

Politisi PDIP Ajak Masyarakat Mimika untuk Divaksin, Jangan Takut

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram
Share on email
VAKSIN | Karel Gwijangge, Politisi PDIP yang juga anggota DPRD Mimika saat divaksin di Kantor DPRD Mimika, Jumat (26/3/2021). (Foto: Muji/Seputarpapua)
VAKSIN | Karel Gwijangge, Politisi PDIP yang juga anggota DPRD Mimika saat divaksin di Kantor DPRD Mimika, Jumat (26/3/2021). (Foto: Muji/Seputarpapua)

TIMIKA | Politisi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Karel Gwijangge mengajak masyarakat untuk divaksin guna mencegah penyebaran Covid-19 di Mimika.

Karel mengatakan, wabah ini terjadi di seluruh di dunia, tidak hanya di Papua, Mimika, bahkan Indonesia.

Seluruh negara kemudian mencari solusi menangani wabah ini.

Untuk Indonesia sendiri, Presiden sudah mengambil langkah upaya pencegahannya, yakni pemberian vaksin kepada masyarakat.

Vaksinasi dilakukan karena Negara atau pemerintah sangat menginginkan masyarakatnya sehat.

“Tidak mungkin pemerintah menyengsarakan atau membahayakan rakyatnya karena pelaksanaan vaksin,” kata Karel yang juga anggota DPRD Mimika usai mendapatkan vaksin di Kantor DPRD Mimika, Jumat (26/3/2021).

Tidak mungkin pemerintah menyengsarakan rakyatnya, pernyataan ini menurut Karel, karena banyak penafsiran bahwa vaksin itu berbahaya. Namun itu hal biasa, karena setiap kebijakan dari pemerintah ada pro dan kontra.

Tetapi perlu diketahui, setelah divaksin trend penurunan virus ini menurun, dan perlu diingat bahwa virus ini tidak akan habis tanpa adanya langkah-langkah konkrit dari pemerintah.

“Jadi vaksin ini salah satu konkrit yang dilakukan pemerintah, dan ini akan diikuti atau dilaksanakan oleh seluruh komponen masyarakat,” katanya.

Hoaks soal vaksin

Karel akui, hampir semua orang di luar Papua sudah bersedia divaksin.

Namun untuk di Papua, masih ada berita bohong atau hoaks yang disebarkan bahwa setelah di vaksin tidak bisa memiliki keturunan. Padahal isu itu tidak bertanggungjawab.

Karel menambahkan, di Indonesia hampir mencapai 40.081 ribu jiwa yang meninggal dari 1,48 juta kasus Covid-19.

“Fakta dari wabah ini adalah banyak nyawa meninggal. Walaupun ada juga oknum dokter dan rumah sakit yang nakal. Namun itu sudah diluruskan dan sekarang tidak terjadi lagi,” ujarnya.

Bagi Karel, vaksin ini sangat baik untuk masyarakat guna mencegah penyebaran Covid-19, sehingga dia tegaskan bahwa pemerintah tidak mungkin membahayakan masyarakatnya.

“Selaku kader PDIP, kami diwajibkan untuk vaksin agar jadi contoh lainnya. Dan pelaksanaan vaksin ini guna mencegah penyebaran Covid-19, khususnya di Kabupaten Mimika,” ujar Karel.

 

Reporter: Mujiono
Editor: Aditra
Berita Terkait
Baca Juga