seputarpapua.com

Polres Mimika Mengaku Tindak Tegas “Penyakit Masyarakat” Meski Bukan di Bulan puasa

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram
Share on email
BONGKAR | Aparat gabungan TNI-Polri di Mimika saat melakukan pembongkaran lapak judi king di wilayah Gorong-gorong, pada Senin (29/3/2021). (Foto: Mujiono/Seputarpapua)
BONGKAR | Aparat gabungan TNI-Polri di Mimika saat melakukan pembongkaran lapak judi king di wilayah Gorong-gorong, pada Senin (29/3/2021). (Foto: Mujiono/Seputarpapua)

TIMIKA | Kepolisian Resort Mimika, Provinsi Papua mengaku akan terus melakukan penindakan terhadap praktik-praktik penyakit masyarakat di wilayah hukumnya.

Penyakit masyarakat yang dimaksud meliputi peredaran minuman keras dan praktik perjudian.

Wakapolres Mimika, Kompol Sarraju menegaskan, bahwa terkait dengan penyakit masyarakat tersebut merupakan tugas Kepolisian. Sehingga meski bukan di Bulan Puasa, pihaknya akan tindak tegas praktik tersebut.

“Jadi ada operasi maupun tidak, jika dinamikanya mengarah pada memberikan keresahan pada masyarakat, kita akan lakukan penertiban,” ujarnya saat ditemui di Mapolres Mimika, Jalan Agimuga Mile 32, Timika, Papua pada Senin (12/4/2021).

“Baik itu dengan operasi atau tanpa operasi. Tanpa operasi pun dia (penyakit masyarakat) masuk dalam kedinasan rutin yang bila perlu kita tingkatkan,” tambah Kompol Sarraju.

Dijelaskannya, tugas-tugas Kepolisian sudah diamanatkan oleh undang-undang sehingga meskipun tidak ada giat operasi, penegakan hukum atas penyakit masyarakat ini akan terus dijalankan.

Meski demikian, Sarraju akui membutuhkan dukungan dari berbagai pihak khususnya tokoh-tokoh masyarakat.

“Kita juga butuh partisipasi para tokoh, untuk sama-sama kita merasa bahwa kita berada di kota ini, kota ini membawa berkah bagi kita. Selain itu kita juga harus memiliki tanggungjawab,” ujarnya.

Berita Terkait
Baca Juga