Polres Mimika Tingkatkan Status Dugaan Korupsi di Puskesmas Wania

Ilustrasi
Ilustrasi

TIMIKA | Satreskrim Polres Mimika telah meningkatkan status dugaan kasus korupsi di Puskesmas Wania, dari penyelidikan menjadi penyidikan.

Kasat Reskrim Polres Mimika AKP Hermanto mengatakan, beberapa waktu lalu penyidik Unit III Satreskrim sudah menyerahkan surat perintah penyidikan (Sprindik) atau surat pengantar dimulai penyidikan (SPDP) ke Kejaksaan Negeri Mimika.

Terkiat berapa kerugian negara kata Kasat, pihaknya akan ekspos ke Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Papua di Jayapura.

“Karena statusnya sudah ditingkatkan ke penyidikan, maka kami bisa ekspos ke BPKP untuk mengetahui kerugian negara dari kasus tersebut,” kata AKP Hermanto saat ditemui di Pusat Pelayanan Polres Mimika, Kamis (13/8).

Selanjutnya BPKP akan turun ke lapangan untuk melakukan pengecekan, baik kegiatannya maupun dokumen untuk mengetahui kerugian negara secara valid, karena mereka memiliki perhitungan tersendiri.

“Jadi yang bisa menyatakan adanya kerugian negara adalah BPKP. Sementara kami hanya potensi-potensi adanya kerugian tersebut,” ujarnya.

IKLAN-TENGAH-berita

Kasat menjelaskan, pihaknya juga sudah melakukan pemeriksaan atau terhadap 14 orang saksi.

Dari keterangan para saksi, ada potensi kerugian negara yang nilainya hampir setengah miliar.

“Untuk tersangka satu orang atau sendiri. Dimana dalam pemeriksaan, orang ini tidak bisa menunjukkan surat pertanggungjawaban (SPJ). Sehingga ada indikasi bahwa kegiatan yang dilakukan fiktif,” terangnya.

Prev1 of 2

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram
Share on email
INFOGRAFI IGbar
BERITA TERKAITbar
BERITA VIRALbar
BERITA UTAMAbar
BERITA PILIHANbar
BERITA POPULERbar