Positif Covid-19 di Mimika Bertambah Jadi 19 Kasus, Tim Temukan Dua Klaster Baru

VIDEO CONFERENCE | Juru bicara Tim Gugus Tugas Percepatan Pengendalian Covid-19 Mimika, Reynold Ubra ketika menggelar video conference, Sabtu (11/4) malam. (Foto: SP)
VIDEO CONFERENCE | Juru bicara Tim Gugus Tugas Percepatan Pengendalian Covid-19 Mimika, Reynold Ubra ketika menggelar video conference, Sabtu (11/4) malam. (Foto: SP)

TIMIKA | Jumlah kasus positif virus corona baru atau Covid-19 di Kabupaten Mimika, Papua, hingga Sabtu (11/4) malam bertambah 6 orang, sehingga total menjadi 19 orang.

“Sampai saat ini, yakni hari ke 22 kasus pasien positif Covid-19 menjadi 19 orang,” kata Juru bicara Percepatan Pengendalian COVID-19 Mimika Reynold Ubra dalam video conference, Sabtu malam.

Dari 6 kasus tersebut, terdapat 2 klaster baru, yakni Makassar dan Surabaya. Sementara kasus lainnya masih dari klaster Lembang.

Adapun 6 kasus baru, yakni Pasien Dalam Pengawasan (PDP) 014 berinisial RNM (54), jenis kelamin perempuan dan beralamatkan di Jalan Pattimura.

PDP 015 berinisial DWT (34), berjenis kelamin perempuan dan beralamat di SP2. Pasien ini penularan transmisi lokal dari klaster Lembang.

PDP 016 berinisial RNR (48), berjenis kelamin perempuan beralamat di Busiri Ujung. Pasien ini dari klaster Makassar.

IKLAN-TENGAH-berita

PDP 017 berinisial SPP (20), berjenis kelamin perempuan beralamat di Gorong-Gorong. Pasien ini dari klaster Surabaya.

PDP 018 berinisial RDL (64), berjenis kelamin laki-laki beralamat di Gorong-Gorong. Pasien ini dari klaster Surabaya.

PDP 019 berinisial OPR (28), berjenis kelamin laki-laki. Pasien ini di rawat di Rumah Sakit Tembagapura, dengan pola penularan adalah transmisi lokal.

“Bertambahnya enam kasus ini, maka jumlah PDP yang dirawat sebanyak 18 orang, yakni di RSUD Mimika 14 orang, RS Tembagapura 1 orang, dan RSMM tiga orang. Dan dari PDP tersebut, ada dua orang yang dinaikkan statusnya, dari orang tanpa gejala (OTG) menjadi PDP,” kata Reynold.

“Dan yang masih menunggu hasil sampel sebanyak 9 orang. Dimana pasien tersebut berada di RSUD Mimika 7 orang dan RS Tembagapura 2 orang,” terangnya.

Sementara jumlah ODP yang baru ditemukan dan dilaporkan, RSUD Mimika sebanyak 3 orang dan RS Kasih Herlina 1 orang. Sehingga jumlah total ODP sampai Sabtu malam sebanyak 113 orang.

Sedangkan OTG tidak ada peningkatan, karena dua orang dinaikkan statusnya menjadi PDP. Sehingga jumlah OTG sampai Sabtu malam masih 195 orang.

“Secara keseluruhan jumlah orang yang dirawat PDP dan ODP 20 orang. Isolasi mandiri sebanyak 335 orang. Sehingga total yang ditetapkan menjadi PDP, OTG, dan ODP sebanyak 355,” paparnya.

Peningkatan kasus ini akibat efek positif dari pembatasan transportasi, pada 26 Maret 2020 lalu. Dan tiga hari kemudian (29 Maret 2020), pihaknya menemukan dua kasus. Kemudian kenaikan dari 2 menjadi 3 kasus, karena ada penambahan satu kasus di 31 Maret 2020.

Kemudian, naik sebanyak lima kasus pada 5 April 2020, daan terus meningkat pada tanggal 7, 8, dan 11 April 2020.

“Dari kondisi yang ada, maka sangat efektif untuk terus diberlakukan pembatasan transportasi. Dan sampai saat ini dengan total kasus positif 13 kasus aktif, tiga meninggal dunia, dan 8 orang dinyatakan sembuh dan pulang,” tuturnya.

 

Reporter: Mujiono
Editor: Aditra

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram
Share on email
INFOGRAFI IGbar
BERITA TERKAITbar
BERITA VIRALbar
BERITA UTAMAbar
BERITA PILIHANbar
BERITA POPULERbar