PT. Redpath Bantu 2.500 Warga Kwamki Narama Jadi Peserta BPJS Ketenagakerjaan

PT.Redpath Indonesia saat menyerahkan kartu peserta bagi 2.500 warga Kwamki Narama di Kantor BPJS Ketenagakerjaan. (Foto: Ist)
PT.Redpath Indonesia saat menyerahkan kartu peserta bagi 2.500 warga Kwamki Narama di Kantor BPJS Ketenagakerjaan. (Foto: Ist)

TIMIKA | PT. Redpath Indonesia mendaftarkan 2.500 warga Distrik Kwamki Narama, Kabupaten Mimika, Papua menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan melalui program Corporate Social Responsibility (CSR).

Iuran yang dibayarkan setiap bulan sebesar Rp 16.800 setiap orang untuk program Jaminan kecelakaan kerja (JKK) dan jaminan kematian (JKM).

Ini bukan pertama kalinya bagi PT. Redpath Indonesia menyalurkan program CSR guna mendaftarkan Orang Asli Papua (OAP) sebagai peserta bukan penerima upah (BPU) pada program BPJS Ketenagakerjaan.

Setiap tahun tentunya ada penyaluran program CSR dari PT. Redpath Indonesia guna memajukan masyarakat OAP dalam jaminan sosial ketenagakerjaan di Kabupaten Mimika.

Kegiatan penyerahan 2.500 kartu peserta BPJS Ketenagakerjaan dengan skema CSR dari PT. Redpath dilaksanakan di kantor BPJS Ketenagakerjaan Mimika (22/6/2022), yang dihadiri oleh Pihak Redpath Indonesia, yakni HR. Manager dan tim, serta Kepala Distrik Kwamki Narama, Naftali Edwin Manuebi.

HR. Manager PT Redpath Indonesia mengatakan bahwa Pihak Perusahaan sangat mendukung Kegiatan CSR dengan mendaftarkan pekerja OAP sebagai peserta BPJS Ketenagakerjaan.

“Tentu kegiatan ini kami sangat mendukung sekali, karena ini juga bagian tanggung jawab perusahan kami untuk mendukung masyarakat OAP dimana tempat kita beroperasi. Jadi program BPU ini memberikan peluang kepada kita, sehingga ada ruang untuk kita berbagi berkat kepada masyarakat,” katanya.

Royke Pinontoan berpesan pada penerima manfaat untuk tetap menjaga keselamatan. Karena dengan didaftarkan ke program JKK dan JKM BPJS-KT, bukan berarti diharapkan terjadi sesuatu yang buruk. Tapi setidaknya jika terjadi kecelakaan, setidaknya sudah ada yang menjamin.

Kepala BPJS Ketenagakerjaan Mimika, Verry Boekan menjelaskan dalam amanat Perda Nomor 4 Tahun 2019, semua perusahaan di Kabupaten Mimika wajib menyisihkan keuntungannya untuk program CSR sebagai program perlindungan pekerja rentan OAP, dengan membayar iuran.

“Saya mengapresiasi penyaluran CSR dari PT. Redpath Indonesia yang diberikan kepada pekerja rentan di Distrik Kwamki Narama,” katanya.

Ia berharap semua pekerja OAP bisa terlindungi Program BPJS Ketenagakerjaan melalui skema CSR.

“Kegiatan ini sengaja dilakukan di kantor BPJS sebagai bentuk akuntabilitas dan transparansi BPJS Ketenagakerjaan kepada semua badan usaha yang sudah menyalurkan CSR dalam bentuk perlindungan bagi pekerja rentan di Kabupaten Mimika,” ujarnya.

Kepala Distrik Kwamki Narama, Naftali Edwin Manuebi menyambut baik apa yang diberikan oleh PT.Redpath melalui BPJS Ketenagakerjaan.

“Kami sangat berterima kasih kepada PT. Redpath yang telah mendaftarkan 2.500 warga Distriknya sebagai peserta BPJS Ketenagakerjaan dan berharap agar program CSR terus berjalan sehingga warga distrik bisa mendapatkan perlindungan pekerja rentan yang diselenggarakan oleh BPJS Ketenagakerjaan,” pungkasnya.

reporter : Kristin Rejang
editor : Batt

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Seputar Papua. Mari bergabung di Grup Telegram “Seputarpapua.com News”, caranya klik link https://t.me/seputarpapua , kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.