Ratusan Warga di Intan Jaya Mengungsi Pasca Seorang Pedagang Ditembak

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram
Share on email
Masyarakat dari tiga kampung saat dikumpulkan dan berada di halaman gereja Paroki St. Mikael, Bilogai, Sugapa, Intan Jaya. (Foto: supplied for SP)
Masyarakat dari tiga kampung saat dikumpulkan dan berada di halaman gereja Paroki St. Mikael, Bilogai, Sugapa, Intan Jaya. (Foto: supplied for SP)

JAYAPURA | Sebanyak 650 warga mulai dari perempuan, laki-laki dan anak-anak dari tiga kampung di Distrik Sugapa, Intan Jaya, antara lain kampung Bilogai, Kumbalagupa dan Puyagiya telah mengungsi sejak Senin 8 Februari 2020 ke Pastoran dan Susteran Paroki Bilogai.

Hal ini diungkapkan Pastor Yustinus Rahangiar, Pr seperti dikutio dari Suarapapua bahwa ratusan masyarakat telah mengungsi sejak Senin pekan ini.

Pastor Yustinus menjelaskan, 650 warga itu mengungsi setelah adanya penembakan terhadap seorang pedagang di Tigamijigi pada Senin 8 Februari 2021sore.

Pastor Yustinus melanjutkan, saat ini seluruh warga yang mengungsi masih berada di kompleks misi. Warga ditempatkan di Pastoran dan Susteran Paroki Bilogai.

“Sejak Senin masyarakat yang datang kami tempatkan di pastoran dan Susteran. Jumlahnya 650 orang. Mereka masih ada di sini. Mereka akan pulang setelah ada kejelasan keamanan untuk masyarakat dari aparat keamanan,” terangnya.

Pastor Yustinus mengungkapkan, bahan makanan untuk masyarakat sejak digunakan dari stok untuk asrama siswa SMP YPPK dan perusahaan kontraktor ikut sumbangkan bahan makan. Kemarin pada Selasa bama dibantu oleh aparat TNI dan Polri.

“Jadi untuk Bama kami pake sedikit stok yang disiapkan untuk asrama, bantuan dari perusahaan kontraktor dan kemarin ada bantuan dari aparat. Bama itu yang kami gunakan untuk memberi makan kepada 650 warga yang ada di sini,” ungkapnya.

Terkait dengan kapan masyarakat akan kembali ke rumah masing-masing, Pastor Yustinus mengatakan belum tahu secara pasti kapan.

“Kemarin waktu pihak keamanan antar bantuan makanan, saya sudah tanya tentang kepastian keamanan supaya masyarakat bisa kembali. Tetapi Aparat bilang belum tahu secara pasti kapan. Kami harap kondisi ini segera pulih supaya masyarakat kembali ke rumah masing-masing,” bebernya.

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram
Share on email
Berita Terkait
Baca Juga