Rektor Uncen Bantah Buat Tulisan Pernyataan Otsus Papua dan Pemekaran Dilanjutkan

Rektor Universitas Cenderawasih (Uncen) Jayapura, Apolo Safanpo. (Foto: Antara/Alfian Rumagit)
Rektor Universitas Cenderawasih (Uncen) Jayapura, Apolo Safanpo. (Foto: Antara/Alfian Rumagit)

TIMIKA | Beredar tulisan dengan judul “PERNYATAAN REKTOR UNCEN: Kalau Otsus dan Pemekaran dilanjutkan” di whatsapp.

Tulisan tersebut mencantumkan 11 poin penjelasan jika Otsus dan pemekaran dilanjutkan akan berdampak buruk pada Papua.

Dalam pernyataan teraebut, pada poin pertama disebutkan Papua akan menjadi ladang eksploitasi SDA besar-besaran karena Otsus dan pemekaran akan membuka akses dan memberi jaminan sepenuhnya pada kapitalis asing dan indonesia. Akibatnya, masyarakat adat tergusur, termarjinal, terasing di atas negerinya sendiri.

Pada poin kedua juga ditulis, Papua akan diduduki dan dikuasai oleh TNI/Polri dari kampung-kampung hingga ke perkotaan (mengikuti wilayah pemekaran) untuk melindungi eksploitasi SDA. TNI/Polri akan menghadapi rakyat Papua yang protes dan melawan atas hak-haknya.

Kemudian pada pernyataan kalau rakyat Papua menentukan nasib sendiri juga terdapat empat poin dan salah satunya disebutkan, maka akar konflik Papua versus Indonesia akan teratasi, sehingga kejahatan di bawah kolonialisme, kapitalisme dan militerisme akan berhenti.

Pada akhir tulisan tersebut tercantum nama lengkap Rektor Uncen, Dr.Ir.Apolo Safanpo.ST.MT sebagai penulis.

IKLAN-TENGAH-berita

Terkait beredarnya pernyataan tertulis tersebut, Rektor Uncen, Apolo Safanpo dengan tegas membahtah menulis dan mengeluarkan pernyataan tersebut.

“Tulisan tersebut adalah HOAX,
Saya tidak pernah membuat pernyataan seperti itu, dan saya juga tidak pernah menulis tulisan tersebut,” tegas Safanpo saat dihubungi Seputarpapua.com, Rabu (30/9).

Ia mengatakan, tulisan tersebut ditulis oleh orang yang tidak bertanggung jawab dan mengatasnamakan Rektor Uncen.

Untuk ia berencana melakukan pengaduan resmi ke Polda Papua.

“Rencana hari ini saya buat pengaduan resmi ke Polda Papua,” katanya.

Reporter: Misba Latuapo
Editor: Aditra

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram
Share on email
INFOGRAFI IGbar
BERITA TERKAITbar
BERITA VIRALbar
BERITA UTAMAbar
BERITA PILIHANbar
BERITA POPULERbar