Reynold: Tunjukkan Faskes Mana yang Pungut Biaya Rapid Test

Reynold Ubra
Reynold Ubra

TIMIKA | Tim Gugus Tugas Pengendalian Covid-19 Kabupaten Mimika, Provinsi Papua, memastikan belum ada pungutan biaya surat keterangan sehat bebas Covid-19 untuk keperluan perjalanan.

Juru Bicara Gugus Tugas Covid-19 Mimika Reynold Ubra meminta netizen menunjukkan bukti jika ada fasilitas kesehatan milik Pemkab Mimika yang telah memungut biaya rapid test antibodi.

“Sampai hari ini netizen tidak ada yang berani menyebutkan faskes mana yang berbayar. Kami bukan pebisnis, kami pelayanan,” tegasnya ketika menghubungi Seputarpapua, Rabu (10/6).

Ia bahkan menantang masyarakat jika menemukan faskes milik pemerintah memungut biaya rapid test, untuk segera melapor atau membuat surat terbuka yang dapat dipertanggungjawabkan secara hukum.

Hal itu ditegaskan menyusul beredarnya disinformasi di media sosial, dimana sebuah draf berkop Dinas Kesehatan Mimika yang memuat terkait biaya rapid test dan PCR untuk keperluan perjalanan.

Reynold menegaskan, draf yang beredar tersebut baru disusun untuk ditetapkan menjadi surat keputusan (SK) Bupati Mimika bilamana ada kebijakan berikutnya setelah masa tanggap darurat pra new normal 14 hari.

“Itu adalah draf untuk ditetapkan menjadi surat keputusan bupati. Dan itu belum berlaku. Kami menunggu surat keputusan bupati,” tegasnya.

Ia menerangkan, Pemkab Mimika memang memprioritaskan mereka yang memiliki kontak erat dengan kasus Covid-19 untuk menjalani rapid test, termasuk jika perlu pemeriksaan real time PCR.

Prev1 of 3

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram
Share on email
INFOGRAFI IGbar
BERITA TERKAITbar
BERITA VIRALbar
BERITA UTAMAbar
BERITA PILIHANbar
BERITA POPULERbar