Reynold Ubra: Jika Herd Immunity Tercapai, Buka Masker dan Pelonggaran Aktivitas Masyarakat Bisa Dilakukan

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Mimika, Papua, Reynold Ubra (Foto: Kristin Rejang/Seputarpapua)
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Mimika, Papua, Reynold Ubra (Foto: Kristin Rejang/Seputarpapua)

TIMIKA | Sejumlah negara di benua Eropa dan Amerika mulai membebaskan warganya untuk memakai masker. Begitu pula dengan instruksi untuk berkerumun yang perlahan-lahan mulai dilonggarkan.

Hal ini dilakukan menyusul wajib vaksin yang berlakukan negara-negara tersebut kepada warganya sehingga mulai terbentuk Herd Immunity.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Mimika, Papua Reynold Ubra menjelaskan Indonesia pun sedang berharap seperti itu, terlebih di Mimika.

Kata Reynold setelah mencapai Herd Immunity vaksinasi ke dua, pihaknya berharap masker bisa dilepas.

“Kalau semua sudah divaksin, saya pikir kita sudah tidak perlu lagi gunakan masker,” ujar Reynold saat ditemui di Kantor Dinkes, Kamis (15/7/2021).

Lanjut Reynold, Herd Immunity tahap kedua memiliki daya lindung sampai 70 persen kemudian angka kematian turun.

“Kita berharap begitu (lepas masker) dan Ini harus terjadi paling tidak Maret tahun 2022,” katanya.

Dijelaskan untuk vaksinasi mencapai Herd Immunity artinya sudah sampai pada tahap kedua. Sementara untuk vaksinasi ke tiga atau booster tidak diharuskan.

“Kalau ada yang mau dapat boostes silahkan,” ujarnya

Reynold menjelaskan, hingga 13 Juli 2021 cakupan vaksinasi di Mimika naik dari 52.068 menjadi 53.537 suntikan atau naik dari 30,22 persen menjadi 30,96 persen dimana target minimal adalah 70 persen Gap 67.265 dosis.

“Target di tanggal 7 Agustus 2021 kita bisa berikan 120.626 dosis,” ucapnya.

Angka pasien positif Covid-19 di Mimika masih terbilang tinggi, dimana ada penambahan kasus per tanggal 14 Juli 2021 yakni 83 kasus baru dengan kumulatif kasus 7.509 kasus.

Advertisements

Pasien yang dirawat dari 663 menjadi 668 orang terutama pasien isolasi terpusat. Pasien dalam perawatan di rumah sakit turun dari 72 orang menjadi 69 orang.

Sementara kasus kematian bertambah dua orang. Kumulatif kasus kematian menjadi 70 orang.

Untuk itu, saat ini Reynold berharap agar masyarakat tetap mematuhi protokol kesehatan.

Advertisements

“Pakai masker, jaga jarak bukan hanya satu meter namun 1,5 meter, rajin mencuci tangan dan alangkah baiknya tidak usah keluar rumah saat tidak ada keperluan yang penting, tinggal di rumah sampai situasi menjadi aman, kemudian harus mengikuti vaksinasi sehingga bisa terbentuk Herd Immunity,” tuturnya.

penulis : Kristin Rejang
editor : Batt

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Seputar Papua. Mari bergabung di Grup Telegram “Seputarpapua.com News”, caranya klik link https://t.me/seputarpapua , kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tinggalkan Balasan