Reynold Ubra: Warga Mimika Tak Patuh, Penularan COVID-19 Akan Bertambah

Juru Bicara Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Mimika Reynold Ubra. (Foto: Sevianto/SP)
Juru Bicara Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Mimika Reynold Ubra. (Foto: Sevianto/SP)

TIMIKA | Tim Gugus Tugas Percepatan Pengendalian COVID-19 Mimika, Papua, menilai perilaku kurang patuh masyarakat setempat akan membuat penularan virus corona baru atau COVID-19 masih akan bertambah.

“Penularan ini masih akan bertambah karena masyarakat masih tetap melakukan aktivitas seperti biasa. Mestinya masyarakat harus tetap di rumah,” kata Juru Bicara Tim Gugus Tugas COVID-19 Mimika Reynold Ubra, Minggu (5/4).

Pemerintah Kabupaten Mimika, katanya, sangat serius menanggulangi pandemi global ini sehingga dibutuhkan kesadaran yang tinggi dari masyarakat.

“Sejak awal pemerintah sudah sampaikan bahwa rumah sakit, puskesmas, klinik dan tenaga kesehatan tidak cukup untuk merawat pasien COVID-19,” ujarnya.

Menurut Reynold, hanya dengan tetap di dalam rumah, menjaga jarak fisik, menjaga kebersihan, serta tidak ada kerumuman, merupakan cara yang paling ampuh untuk menghentikan penularan virus ini.

“Wuhan, Italy dan Iran banyak korban karena masyarakat tidak disiplin,” sebut dia.

IKLAN-TENGAH-berita

Ia mengatakan, rantai ekonomi terutama untuk kebutuhan dasar seperti sembako masih tetap tersedia bagi seluruh warga Mimika.

Prev1 of 2

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram
Share on email
INFOGRAFI IGbar
BERITA TERKAITbar
BERITA VIRALbar
BERITA UTAMAbar
BERITA PILIHANbar
BERITA POPULERbar