Sambut Pj Gubernur Papua Selatan Apolo Safanpo, Warga Padati Bandara Mopah Merauke

Pj Gubernur Papua Selatan Apolo Safanpo disambut para bupati dan muspida di Bandara Mopah, Merauke, Jumat (18/11/2022). (Foto: Emanuel)
Pj Gubernur Papua Selatan Apolo Safanpo disambut para bupati dan muspida di Bandara Mopah, Merauke, Jumat (18/11/2022). (Foto: Emanuel)

MERAUKE | Ribuan warga dari empat kabupaten di kawasan selatan Papua, yakni Merauke, Asmat, Mappi dan Boven Digul antusias menyambut kedatangan Penjabat Gubernur Papua Selatan, Apolo Safanpo di Kabupaten Merauke, Jumat (18/11/2022).

Dari pantauan media ini di Bandara Mopah, warga Suku Marind, Mappi, Muyu, Mandobo, Asmat dan Auyu dari empat kabupaten masing-masing mementaskan tarian dan nyanyian adat.

Sejumlah etnis nusantara juga turut memeriahkan acara penyambutan Penjabat Gubernur di bandara setempat.

Masih dalam pantauan, warga juga terlihat memadati Jalan Marthadinata, Mandala dan Brawijaya untuk menanti Penjabat Gubernur yang baru dilantik tersebut.

Penjabat Gubernur Papua Selatan Apolo Safanpo dan rombongan tiba di Bandara Mopah Merauke pada Jumat pagi dengan menggunakan pesawat Garuda dari Jakarta.

Ia disambut para bupati, unsur muspida, tokoh adat, tokoh agama dan ribuan orang.

Apolo Safanpo yang didampingi istrinya Ade Irma Suriyani ‘diarak’ dari Bandara Mopah menuju Taman Patung Hati Kudus Yesus yang berjarak kurang lebih 300 meter dari bandara. Selanjutnya dilakukan doa syukur bersama yang dipimpin oleh Pastor John Kandam.

Tokoh penggagas Provinsi Papua Selatan, Johanes Gluba Gebze dalam sambutannya menyatakan aspirasi pemekaran Provinsi Papua Selatan (PPS) yang telah diperjuangkan selama kurang lebih 20 tahun akhirnya dapat terwujud.

Setelah menghadirkan PPS, pemerintah juga melantik salah satu putra daerah terbaik dari Papua Selatan, yakni Apolo Safanpo sebagai Penjabat Gubernur provinsi baru itu.

“Papua Selatan adalah rumah besar kita, sang pengatur dan penata sudah diutus untuk mengatur dan menata. Terima kasih kepada pemerintah yang juga telah sudi dan kapok, karena 20 tahun kita mengetuk pintu terus. Akhirnya setelah 20 tahun pintu dibukakan,” kata Gluba.

Gluba mengutarakan bahwa hari tersebut merupakan hari istimewa dan bersejarah bagi seluruh masyarakat di kawasan selatan Papua, karena Penjabat Gubernur Apolo Safanpo mulai menjalankan perutusan Tuhan dan negara.

Masyarakat diajak untuk mendukung penuh Penjabat Gubernur dan perangkatnya dalam menjalankan awal roda pemerintahan Provinsi Papua Selatan.

“Kita harus dukung dia (Apolo Safanpo) untuk sukses menjalankan pemerintahan awal ini dengan tugas yang sudah diatur dengan Perpres atau Kepres yang isinya sudah ada untuk beliau,” kata Gluba.

“Saya kemarin itu bukan apa-apa, saya ini hanya koordinator yang mengajak kamu semua bersatu untuk memperjuangkan Papua Selatan. Kita mengkoordinir semua kekuatan, kalau kamu semua tidak mendukung juga, percuma saya. Mulai hari ini provinsi ini sudah jalan, dan mulai hari ini masyarakat Papua Selatan dapat tunjukkan eksistensinya,” sambungnya.

Gluba berharap Penjabat Gubernur Apolo Safanpo dan Sekda Sugiarto serta perangkatnya dapat menjalankan roda pemerintahan dengan baik, benar dan proporsional.

“Tolong bantu kami supaya apa yang menjadi kehendak dan amanat ini tidak dikhianati. Menjalankan Papua Selatan ini dengan baik supaya seluruh anak negeri ini dan saudara-saudara dari paguyuban nusantara bisa atur dengan bijaksana dan hidup berdampingan,” imbuhnya.

 

Tanggapi Berita ini
reporter : Emanuel
editor : Aditra

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Seputar Papua. Mari bergabung di Grup Telegram “Seputarpapua.com News”, caranya klik link https://t.me/seputarpapua , kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.