Satgas Covid-19 Papua: Belum ada Opsi Penutupan Operasional Freeport

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram
Share on email

TIMIKA | Jumlah kasus terkonfirmasi positif Covid-19 di Tembagapura, kawasan operasi tambang PT Freeport terus bertambah..

Data Tim Gugus Penanganan dan Pengendalian Covid-19 Provinsi Papua mencatat, hingga Sabtu (2/5) malam, tercatat 87 kasus postif di Mimika, 51 diantaranya dari Rumah Sakit Tembagapura.

Meningkatnya jumlah kasus di Tembagapura tidak lantas membuat operasi tambang ditutup untuk menghentikan penyebaran virus Corona baru.

Juru Bicara Covid-19 untuk Provinsi Papua, dr. Silwanus Sumule mengatakan, hingga saat ini belum ada opsi penghentian operasional tambang freeport yang mempekerjakan ribuan pekerja itu.

“Belum ada opsi untuk penutupan. Produksi masih jalan seperti biasa,”katanya melalui video converence, Sabtu malam.

Ia menuturkan, langkah kongkrit yang dilakukan PT Freeport Indonesia untuk menghentikan penyebaran Covid-19, yakni menetapkan social dan physical distancing.

“Langkah taktis lain yang dilakukan juga yakni sejumlah kegiatan yang dikerjakan biasanya 10 orang, hanya dilakukan tiga orang. Termasuk tidak lagi ada kegiatan makan bersama dalam jumlah banyak,” jelasnya.

Terkait penyebaran Covid-19 di Tembagapura, dr. Sumule memastikan saat ini sudah terjadi transmisi lokal.

Meski demikian lanjut dia, hingga saat ini pihaknya belum mendapatkan laporan secara rinci terkait klalser awal penyebaran virus corona di area Freeport.

Sebelumnya Juru Bicara PT Freeport Indonesia, Riza Pratama mengatakan, PT Freeport Indonesia tetap berkomitmen memprioritaskan kesehatan dan keselamatan pekerja meski perusahaan harus tetap beroperasi.

“Prioritas kami adalah kesehatan dan keselamatan karyawan, dan kami tetap menjaga operasi tetap berjalan,” jelasnya.

Ia menekankan, kerjasama dan saling menjaga adalah kunci mempertahankan keduanya, yakni memastikan keselamatan pekerja dan operasi tetap berjalan.

“Solidaritas, kerjasama, saling menjaga, sehingga tetap bisa berkontribusi kepada negara dan bangsa,” tuturnya.

Mengenai kekhawatiran penularan virus karena sulitnya melaksanakan protokol social/physical distancing di area kerja, Riza mengatakan tentu saja hal ini menjadi perhatian serius

“Kami berusaha semaksimal mungkin, makanya perlu kerjasama dan saling menjaga,” tandasnya.

 

Reporter: Misba
Editor: Batt
Berita Terkait
Video Seputar Papua TV Terbaru
1/10 videos
59 Tim Adu Kuat di Turnamen Bola Voli Kapolres Cup
59 Tim Adu Kuat di Turnamen Bola Voli Kapolres Cup
Wisata Alam Baru di Timika, Ayo dicek!!!!
Wisata Alam Baru di Timika, Ayo dicek!!!!
Empat Kepala Daerah Deklarasikan Provinsi Papua Selatan
Empat Kepala Daerah Deklarasikan Provinsi Papua Selatan
Detik-detik Kontak Tembak Aparat Gabungan TNI Polri dengan KKB di Ilaga
Detik-detik Kontak Tembak Aparat Gabungan TNI Polri dengan KKB di Ilaga
Jenazah Korban Tembak di Puncak Tiba di Timika, Bupati Wandik: Turut Berdukacita
Jenazah Korban Tembak di Puncak Tiba di Timika, Bupati Wandik: Turut Berdukacita
Bupati Puncak Ajak Kelompok Bersenjata Terbuka Agar Konflik Segera Selesai
Bupati Puncak Ajak Kelompok Bersenjata Terbuka Agar Konflik Segera Selesai
Bupati Puncak Ajak Anak Bangsa Doakan Pegunungan Tengah Papua
Bupati Puncak Ajak Anak Bangsa Doakan Pegunungan Tengah Papua
Detik detik Evakuasi Korban Penembakan di Ilaga Papua
Detik detik Evakuasi Korban Penembakan di Ilaga Papua
Seluruh Pemilik Sound System se-Mimika Bergabung, Langit Timika ‘Bergetar’
Seluruh Pemilik Sound System se-Mimika Bergabung, Langit Timika ‘Bergetar’
Prosesi Pemakaman Klemen Tinal | Bupati Puncak Beberkan Penyebab Wafatnya Wakil Gubernur Papua
Prosesi Pemakaman Klemen Tinal | Bupati Puncak Beberkan Penyebab Wafatnya Wakil Gubernur Papua
Baca Juga