seputarpapua.com

Satgas Operasi Nemangkawi TNI-Polri Kuasai Situasi di Beoga

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram
Share on email
TIBA | Pasukan Satgas Ops Nemangkawi TNI-Polri tiba di Distrik Beoga, Kabupaten Puncak, Papua. (Foto: Satgas Humas Ops Nemangkawi)
TIBA | Pasukan Satgas Ops Nemangkawi TNI-Polri tiba di Distrik Beoga, Kabupaten Puncak, Papua. (Foto: Satgas Humas Ops Nemangkawi)

TIMIKA | Ratusan anggota TNI-Polri yang tergabung dalam Satuan Tugas (Satgas) Operasi Nemangkawi memasuki Distrik Beoga, Kabupaten Puncak, Papua untuk memberikan perlindungan keamanan kepada masyarakat di wilayah itu, Kamis (15/4/2021).

Serangkaian tindakan kriminal yang dilakukan kelompok kriminal bersenjata (KKB) pekan kemarin mulai dari penembakan terhadap dua orang guru disertai pembakaran rumah dan gedung sekolah, membuat situasi keamanan di Beoga mencekam.

Kepala Operasi (Kaops) Nemangkawi Polri, Brigjen Pol Roycke Harry Langie dan Kaops Nemangkawi TNI, Brigjen TNI Tri budi Utomo memimpin langsung pemulihan situasi kamtibmas di Distrik Beoga.

“Puji syukur situasi kamtibmas masyarakat Beoga berangsur kondusif, beberapa titik di wilayah Beoga TNI-Polri telah kuasai,” tutur Kaops Roycke dalam keterangan tertulis yang dikeluarkan Satgas Humas Ops Nemangkawi, Kamis malam.

Tidak hanya di Beoga, beberapa hari yang lalu KKB juga melakukan aksi kriminal pembakaran helikopter di Bandara Aminggaru, Distrik Ilaga hingga penembakan seorang pengojek motor di Kampung Eromaga, Distrik Omukia.

 

 

Kasatgas Humas Ops Nemangkawi, Kombes Pol Iqbal Al Qudussy mengatakan sudah tiga hari dilakukan pergeseran pasukan Operasi Nemangkawi TNI-Polri di wilayah Beoga.

Pasukan Ops Nemangkawi TNI-Polri yang berada di Distrik Ilaga juga melakukan penyisiran KKB dari arah Ilaga menuju Beoga.

“Kami berharap masyarakat untuk tetap tenang. Kami Satgas Ops Nemangkawi TNI-Polri akan terus menjaga dan melindungi masyarakat di wilayah Beoga dan sekitarnya. Percayakan kepada kami, kami berusaha untuk ciptakan situasi kondusif,” kata Iqbal.

Selain menjaga situasi Beoga, Ilaga, dan wilayah sekitarnya agar tetap aman, pengejaran terhadap KKB yang melakukan tindakan kriminal mulai pembakaran fasilitas sekolah, penembakan dua orang guru dan seorang pengojek terus dilakukan.

“Cepat atau lambat kelompok kriminal ini pasti tertangkap,” pungkasnya.

 

Reporter: Saldi
Editor: Batt
Berita Terkait
Baca Juga