Satgas Pusat: Daerah Wajib Tegakkan Disiplin Protokol Kesehatan

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram
Share on email
Pembatasan aktivitas masyarakat di Kota Timika, Papua, pada awal pandemi April 2020. (Foto: Dok/Seputarpapua)
Pembatasan aktivitas masyarakat di Kota Timika, Papua, pada awal pandemi April 2020. (Foto: Dok/Seputarpapua)

TIMIKA | Satgas Penanganan Covid-19 mengingatkan pemerintah daerah serta masyarakat mengantisipasi kepadatan pusat-pusat perbelanjaan menjelang perayaan Idul Fitri yang menjadi tradisi berbelanja tahunan.

Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Prof Wiku Adisasmito mengatakan situasi saat ini masih dalam masa pandemi Covid-19. Masyarakat yang memadati pusat-pusat perbelanjaan berpotensi menjadi titik awal munculnya klaster penularan.

Ia menyoroti hal ini sebab beberapa hari belakangan ramai di media sosial yang mengonfirmasikan tingginya mobilitas masyarakat di pusat-pusat perbelanjaan. Baik di ibukota, maupun di berbagai daerah.

Menurut dia, kegiatan berbelanja menjelang hari raya Idul Fitri bukanlah hal yang unik terjadi. Akan tetapi, perlu diingat bahwa di tengah situasi pandemi ini, tetap harus melakukan banyak penyesuaian.

“Mobilitas tidak dilarang, tapi hendaknya dilakukan dengan disiplin protokol kesehatan,” kata Prof Wiku di Graha BNPB, Jakarta, Selasa (4/5/2021).

Wiku mengatakan, semua elemen masyarakat harus menyadari bahwa selama beberapa bulan terakhir angka kasus baru konsisten menurun. Ini membuktikan adanya kerjasama yang baik antara masyarakat dan pemerintah soal protokol kesehatan.

Meskipun angka kasus baru selama beberapa bulan ini berangsur-angsur menurun, Wiku memperingatkan bahwa hal serupa belum terjadi dalam hal angka kematian.

“Artinya, apabila terjadi penularan pada diri kita atau orang terkasih, COVID-19 masih sangat berpotensi berujung fatal. Maka dari itu saya harapkan masyarakat dapat bijaksana dan sangat berhati-hati,” tegasnya.

Satgas di daerah-daerah diminta harus sigap menyikapi situasi yang terjadi. Apabila masyarakat tidak mampu berlaku disiplin, maka satgas daerah di bawah pimpinan kepala daerah dan Forkopimda wajib menegakkan kedisiplinan.

“Saya minta posko di daerah masing-masing mengawasi dan menindak pelanggaran protokol kesehatan,” pungkasnya.

Berita Terkait
Video Seputar Papua TV Terbaru
1/10 videos
Empat Kepala Daerah Deklarasikan Provinsi Papua Selatan
Empat Kepala Daerah Deklarasikan Provinsi Papua Selatan
Detik-detik Kontak Tembak Aparat Gabungan TNI Polri dengan KKB di Ilaga
Detik-detik Kontak Tembak Aparat Gabungan TNI Polri dengan KKB di Ilaga
Jenazah Korban Tembak di Puncak Tiba di Timika, Bupati Wandik: Turut Berdukacita
Jenazah Korban Tembak di Puncak Tiba di Timika, Bupati Wandik: Turut Berdukacita
Bupati Puncak Ajak Kelompok Bersenjata Terbuka Agar Konflik Segera Selesai
Bupati Puncak Ajak Kelompok Bersenjata Terbuka Agar Konflik Segera Selesai
Bupati Puncak Ajak Anak Bangsa Doakan Pegunungan Tengah Papua
Bupati Puncak Ajak Anak Bangsa Doakan Pegunungan Tengah Papua
Detik detik Evakuasi Korban Penembakan di Ilaga Papua
Detik detik Evakuasi Korban Penembakan di Ilaga Papua
Seluruh Pemilik Sound System se-Mimika Bergabung, Langit Timika ‘Bergetar’
Seluruh Pemilik Sound System se-Mimika Bergabung, Langit Timika ‘Bergetar’
Prosesi Pemakaman Klemen Tinal | Bupati Puncak Beberkan Penyebab Wafatnya Wakil Gubernur Papua
Prosesi Pemakaman Klemen Tinal | Bupati Puncak Beberkan Penyebab Wafatnya Wakil Gubernur Papua
Keluarga Harap Jansen Tinal Gantikan Dua Jabatan yang Ditinggal Klemen Tinal
Keluarga Harap Jansen Tinal Gantikan Dua Jabatan yang Ditinggal Klemen Tinal
Klemen Tinal dalam Kenangan
Klemen Tinal dalam Kenangan
Baca Juga