Satu Bayi Korban Helicopter Jatuh di Mimika Masih Dirawat

TIMIKA | Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Mimika, Papua Reynold Ubra mengatakan, kondisi 10 korba helikopter Bell 412 SP registrasi PK-DAR milik Derazona Air Service jatuh di Distrik Jila, Kabupaten Mimika, Papua.

Reynold mengungkapkan dari 10 korban tersebut satu bayi masih dirawat di rumah sakit.

“Ini adalah hari pertama kami bekerja pasca kecelakaan, kami sudah menyelesaikan kronologis. Semua pasien sudah pulang, dari 10 korban itu yang tersisa mendapatkan perawatan itu satu bayi dan dalam keadaan stabil sehingga semua penanganan selesai,” jelas Reynold ketika diwawancarai di Kantor Puspem, Senin (13/6/2022).

Sementara sembilan korban lainnya kini sudah dipulangkan ke rumah masing-masing setelah menjalani perawatan medis.

“Kami coba melanjutkan karena program ini harus tetap berjalan. Tentu hanya meminta arahan dari pimpinan daerah, arahan dan petunjuk seperti apa,” jelasnya.

Selain itu, Dinkes juga masih menunggu laporan dari PT.Unitreade Persada Nusantasa dan Derazona Air Service termasuk dari Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) untuk mengetahui penyebab secara pasti kecelakaan tersebut.

Diberitakan sebelumnya, helikopter yang merupakan Puskesmas Keliling Udara ini melakukan misi evakuasi ibu melahirkan yang alami pendarahan di Distrik Jila pada Rabu, 8 Juni 2022.

Sayangnya, misi ini mengalami insiden yang akibatkan helikopter jatuh di hutan belantara. 10 korban selamat termasuk pilot dan co-pilot namun namun satu anak saat ini dinyatakan meninggal dunia.

reporter : Kristin Rejang

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Seputar Papua. Mari bergabung di Grup Telegram “Seputarpapua.com News”, caranya klik link https://t.me/seputarpapua , kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.