Sebagian Warga SP Menderita Lewat Jalan ‘Mayon’

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram
Share on email
JALAN | Kondisi jalan 'Mayon' yang rusak parah. (Foto: Kristin Rejang/Seputarpapua)
JALAN | Kondisi jalan ‘Mayon’ yang rusak parah. (Foto: Kristin Rejang/Seputarpapua)

TIMIKA | Jalan ‘Mayon’, Distrik Kuala Kencana, Mimika Papua menuju sejumlah Kawasan Pemukiman (SP) mengalami kerusakan yang cukup parah. Hal ini diakibatkan oleh lalu lalang kendaraan besar bermuatan material pasir dari galian C Iwaka.

Masyarakat setiap hari harus melewati jalan yang berlubang. Aspal jalan pun kini telah tergerus dan hanya meninggalkan batu-batu dan lumpur yang menimbulkan jalan menjadi pecek.

“Ini sudah hampir dua tahun kita menderita, makin hari jalan rusak ini makin parah, tidak tau ini tanggung jawab siapa untuk perbaiki,” ucap Bernadetha kepada Seputarpapua.com, Kamis (27/5/2021)

Bernadetha yang merupakan warga transmigrasi di kawasan SP mengatakan jalan tersebut layaknya jalan di jaman dahulu.

“Jalan ini macam dulu waktu belum tersentuh aspal, menderita sekali, kalau jalan di sini biasa kita punya ban motor jadi gampang pecah, bahkan sering ada yang jatuh dari motor,” ungkapnya.

Sekertaris Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Inosensius Yoga Pribadi mengakui jalan tersebut adalah tanggungjawab Pemda Mimika.

“Itu tanggung jawab Pemda Mimika. Jalan Mayon itu, menurut informasi dari pak Kepala Dinas, dikerjakan dari arah SP 13 karena beliau tidak mau kerja dari arah 32,” kata Yoga di Timika, Kamis (27/5/2021).

Yoga menjelaskan kerusakan di Jalan Mayon tersebut sekitar 100 meter, akan dikerjakan tahun ini.

“Sekarang kurang tahu apakah itu masuk multyears atau bukan. Kalau dia masuk multiyears harus dilelang dulu, kalau lelang kan sekarang ini masih dalam pembukaan penawaran belum pengumuman,” ungkapnya.

Hitungan dari panitia pelelangan ditambahkan Yoha, masing-masing fisik kontraknya mulai jalan itu di bulan Juni.

“Sesuai petunjuk dari Bupati, itu harus diselesaikan tahun ini hanya saja pelelangan itu yang kita tidak bisa langkahi itu,” katanya.

Reporter: Kristin Rejang
Editor: Mish
Berita Terkait
Video Seputar Papua TV Terbaru
1/10 videos
Empat Kepala Daerah Deklarasikan Provinsi Papua Selatan
Empat Kepala Daerah Deklarasikan Provinsi Papua Selatan
Detik-detik Kontak Tembak Aparat Gabungan TNI Polri dengan KKB di Ilaga
Detik-detik Kontak Tembak Aparat Gabungan TNI Polri dengan KKB di Ilaga
Jenazah Korban Tembak di Puncak Tiba di Timika, Bupati Wandik: Turut Berdukacita
Jenazah Korban Tembak di Puncak Tiba di Timika, Bupati Wandik: Turut Berdukacita
Bupati Puncak Ajak Kelompok Bersenjata Terbuka Agar Konflik Segera Selesai
Bupati Puncak Ajak Kelompok Bersenjata Terbuka Agar Konflik Segera Selesai
Bupati Puncak Ajak Anak Bangsa Doakan Pegunungan Tengah Papua
Bupati Puncak Ajak Anak Bangsa Doakan Pegunungan Tengah Papua
Detik detik Evakuasi Korban Penembakan di Ilaga Papua
Detik detik Evakuasi Korban Penembakan di Ilaga Papua
Seluruh Pemilik Sound System se-Mimika Bergabung, Langit Timika ‘Bergetar’
Seluruh Pemilik Sound System se-Mimika Bergabung, Langit Timika ‘Bergetar’
Prosesi Pemakaman Klemen Tinal | Bupati Puncak Beberkan Penyebab Wafatnya Wakil Gubernur Papua
Prosesi Pemakaman Klemen Tinal | Bupati Puncak Beberkan Penyebab Wafatnya Wakil Gubernur Papua
Keluarga Harap Jansen Tinal Gantikan Dua Jabatan yang Ditinggal Klemen Tinal
Keluarga Harap Jansen Tinal Gantikan Dua Jabatan yang Ditinggal Klemen Tinal
Klemen Tinal dalam Kenangan
Klemen Tinal dalam Kenangan
Baca Juga