Sebaiknya Bertransaksi Keuangan Digital Jangan Lebih Dari 5 Menit

OJK

TIMIKA | Banyak cara yang bisa Anda lakukan untuk mengamankan diri dari serangan siber saat melakukan transaksi keuangan digital, termasuk diantaranya adalah membatasi waktu transaksi agar tidak lebih dari lima menit.

Dikutip dari Lenteratoday.com, Kamis (15/10l, Direktur Inovasi Keuangan Digital Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Dino Milano Siregar menghimbau masyarakat tidak melakukan transaksi keuangan digital lebih dari lima menit agar tidak menjadi sasaran serangan siber yang menggunakan internet untuk segala (Internet of Things/IoT).

Serangan tersebut dilakukan dengan kemampuan transfer data melalui jaringan tanpa memerlukan interaksi antarmanusia.

“Jangan bertransaksi digital lebih dari lima menit karena [akun] bisa diambil alih oleh peretas. Jika memang membutuhkan waktu lebih dari lima menit, lebih baik keluar atau log out dulu kemudian log in kembali,” katanya dalam sebuah diskusi daring beberapa waktu lalu.

Dino menambahkan berdasarkan penelitian dari Toronto Center, saat ini, setiap harinya ada 35.000 malware yang disebar oleh pelaku kejahatan siber. Sebanyak 92 persen di antaranya dikirimkan melalui surat elektronik.

Dino menyebut pihaknya terus berupaya menjaga pengguna layanan keuangan digital di Tanah Air yang terus bertambah dari serangan siber.

IKLAN-TENGAH-berita

Menurutnya, jumlah pengguna layanan tersebut, baik bank maupun non-bank selama pandemi Covid-19 mengalami kenaikan signfikan.

Terkait dengan keamanan transaksi keuangan digital, hal yang seringkali luput dari perhatian adalah fitur penyimpanan kartu debit dan kredit di dompet digital atau pasar daring (marketplace). Karena data terkait kartu tersebut yang tersimpan rentan dibobol dan disalahgunakan.

Oleh karena itu, disarankan agar masyarakat tidak menyimpan kartu debit dan kredit di dua layanan tersebut untuk menghindari terjadinya sesuatu yang tidak diinginkan.

Lebih baik setelah transaksi jangan disimpan kartunya, terlebih ada e-commerce yang sistem keamanannya sangat rendah. Orang lain dapat dengan mudah mengakses ketika sudah mendapatkan username, email, dan password tanpa ada verifikasi lainnya seperti OTP (one-time password).

 

Editor: Misba

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram
Share on email
INFOGRAFI IGbar
BERITA TERKAITbar
BERITA VIRALbar
BERITA UTAMAbar
BERITA PILIHANbar
BERITA POPULERbar