Sebelum Dipulangkan, 2.075 Pengungsi Tembagapura Wajib Rapid Antigen

PENGUNGSI | Ratusan pengungsi dari Tembagapura masih berkumpul di posko pengungsi, jalan C. Heatubun, Timika. (Foto: Saldi/SP)
PENGUNGSI | Ratusan pengungsi dari Tembagapura masih berkumpul di posko pengungsi, jalan C. Heatubun, Timika. (Foto: Saldi/SP)

TIMIKA | Pemerintah Kabupaten Mimika saat ini tengah mempersiapkan kepulangan 2.075 warga Tembagapura, yang sebelumnya mengungsi ke Kota Timika pada Maret 2020 akibat konflik bersenjata antara kelompok kriminal bersenjata (KKB) dan aparat keamanan TNI – Polri.

Wakil Bupati Mimika Johannes Rettob mengungkapkan, kepulangan warga akan difasilitasi pemerintah daerah bekerja sama dengan PT Freeport Indonesia.

Kerjasama dimaksud ialah PT Freeport Indonesia menyiapkan bus sebagai alat transportasi untuk warga dari Timika ke Tembagapura.

Sementara pemerintah daerah mendata warga yang akan pulang dan membuat surat pernyataan.

“Masih akan dilakukan pendataan kembali siapa-siapa saja yang akan dipulangkan lebih dulu, karena pemulangan warga dilakukan bertahap,” kata John saat diwawancara di Rumah Jabatan Wakil Bupati, SP 3 Timika, Senin (18/1/2021).

“Mereka juga sudah kesepakatan bahwa yang pulang yang punya rumah dulu,” tambah John.

IKLAN-TENGAH-berita

John mengaku telah menugaskan Dinas Pendidikan dan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil untuk ikut melakukan pendataan terhadap warga sebelum dipulangkan.

“Kalau ada kurang KTP kita buat KTP. Anak sekolah yang sebenarnya masih harus ikut ujian disini tinggal saja dulu,” ungkapnya.

Prev1 of 3

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram
Share on email
INFOGRAFI IGbar
BERITA TERKAITbar
BERITA VIRALbar
BERITA UTAMAbar
BERITA PILIHANbar
BERITA POPULERbar