seputarpapua.com

Sekda Sebut Kabar Gubernur Papua Terpapar Covid-19 Hoax

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram
Share on email
Penjabat Sekretaris Daerah Papua Ridwan Rumasukun didampingi Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Provinsi Papua, dr. Silwanus Sumule saat memberikan keterangan kepada wartawan di Kota Jayapura. (Foto: Levin/SP)
Penjabat Sekretaris Daerah Papua Ridwan Rumasukun didampingi Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Provinsi Papua, dr. Silwanus Sumule saat memberikan keterangan kepada wartawan di Kota Jayapura. (Foto: Levin/SP)

JAYAPURA | Penjabat Sekretaris Daerah Papua Ridwan Rumasukun membantah kabar yang menyebutkan bahwa Gubernur Papua Lukas Enembe terpapar virus corona baru atau Covid-19.

“Saya ingin sampaikan bahwa kabar yang menyebut pak gubernur positif Covid-19 itu tidak benar atau hoax, jadi kami ingin tegaskan bahwa itu tidak benar,” kata Ridwan Rumasukun kepada pers di Kota Jayapura, Selasa (14/4) sore.

Ridwan mengungkapkan, Gubernur Papua Lukas Enembe bertolak ke Jakarta untuk melakukan check up terkait kondisi kesehatannya dan tidak terkait dengan Covid-19.

“Pak gubernur bertolak ke Jakarta untuk melakukan check up karena dokter yang merawat pak gubernur sudah menghubungi pak gubernur untuk melakukan check up,” jelasnya.

“Sebagai kepala daerah dana itu disediakan untuk check up rutin setiap tahun dan dananya disediakan,” tambah dia.

Disinggung soal perjalanan gubernur yang dilakukan pada malam hari, Ridwan menjelaskan bahwa hal itu dilakukan karena harus menyelesaikan pekerjaan yang berkaitan dengan penanganan Covid-19 di Papua.

“Beliau berangkat malam hari karena harus menyelesaikan pekerjaan yang berkaitan dengan penanganan Covid19 di Papua yang baru selesai pada malam hari,” katanya.

“Selain itu, karena pertimbangan penerbangan reguler tidak ada sehingga kita charter pesawat untuk beliau berangkat ke Jakarta untuk melakukan check up,” bebernya.

Sekda juga membantah jumlah orang yang berangkat mendampingi gubernur yang disebutkan yakni 38 orang.

“Jumlah yang berangkat total ada 9 orang. Jadi kalau ada yang sebut 38 orang maka itu hoax, harus dipertanggungjawabkan pernyataan itu,” tegasnya.

“Kondisi pak gubernur waktu berangkat dalam keadaan stabil karena baru selesai rapat di rumah beliau bersama tim satgas,” sambungnya

Senada dengan itu, Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Provinsi Papua, dr. Silwanus Sumule juga membantah bahwa Gubernur Papua Lukas Enembe terpapar virus corona atau Covid-19.

“Dua minggu lalu kami sudah melakukan pemeriksaan terhadap pak gubernur dan hasilnya negatif. Jadi kalau ada rumor yang menyatakan beliau positif Covid-19, maka itu tidak betul dan kami bisa mempertanggung-jawabkan hasil itu,” tegas Sumule.

 

Reporter: Fnd
Editor: Sevianto
Berita Terkait
Baca Juga