seputarpapua.com

Sekolah di Asmat Mulai Berlakukan Pembelajaran Tatap Muka

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram
Share on email
Kadisdik Asmat, Donatus Tamot.
Kadisdik Asmat, Donatus Tamot

ASMAT | Dinas Pendidikan Kabupaten Asmat, Papua, kembali memberlakukan pembelajaran tatap muka (PTM) disemua sekolah di tengah pandemi Covid-19.

Kepala Dinas Pendidikan Asmat, Donatus Tamot mengatakan, PTM di sekolah sudah dilakukan sejak Senin (8/2/2021).

“Tanggal 8 Februari 2021 telah dibuka proses PTM di seluruh satuan pendidikan, baik tingkat SD, SMP, SMA/SMK,” kata Donatus kepada media ini, Selasa (9/2/2021).

Meski PTM kembali dilakukan, namun semua sekolah wajib menerapkan protokol kesehatan, mengingat masih dalam masa pandemi Covid-19.

Semua sekolah wajib menyediakan tempat cuci tangan, dan guru maupun siswa harus menggunakan masker saat proses belajar mengajar.

“Para guru dan siswa siswi juga di intruksikan agar cuci tangan dengan air mengalir, serta memakai masker saat proses belajar mengajar,” kata Donatus.

Meski demikian, kata Donatus, pihaknya memberikan hak sepenuhnya kepada sekolah untuk mengatur jadwal aktivitas sekolah.

“Kami serahkan penuh ke satuan pendidikan sekolah untuk jadwal waktu masuk sekolah dan pulang,” ujar Donatus.

Donatus menambahkan, khusus di Distrik Agats yang merupakan ibukota Kabupaten Asmat, proses PTM Disekolah sudah berjalan.

Sedangkan untuk distrik lainnya, pihaknya telah mengirimkan surat pemberitahuan melalui pesan WhatsApp ke pihak sekolah agar mengelar PTM.

Sementara untuk sekolah di distrik yang tidak terjangkau jaringan telekomunikasi seluler maupun internet, pihaknya mengirimkan surat.

“Disdik Asmat telah mengirim surat ke sekolah agar dilaksanakan proses PTM,” ujar Donatus.

Menurut Donatus, pihaknya juga sudah berkoordinasi dengan UPTD dan pengawas sekolah pada satuan pendidikan untuk mengawasi proses PTM ini.

Sebab, Donatus mengakui bahwa pihaknya tidak dapat melanjutkan proses pembelajaran secara daring atau online dikarenakan jaringan internet maupun keaktifan siswa itu sendiri.

“Dimulainya proses pembelajaran tatap muka diharapkan semoga sebagai awal baru untuk satuan pendidikan yang telah merindukan pembelajaran tatap muka,” kata Donatus.

 

Reporter: Fagi Difinubun
Editor: Aditra
Berita Terkait
Baca Juga