Sempat Nihil, Dua Kasus Covid-19 Kembali Ditemukan di Mimika

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Mimika, Reynold Ubra (Foto: Kristin Rejang/Seputarpapua)
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Mimika, Reynold Ubra (Foto: Kristin Rejang/Seputarpapua)

TIMIKA | Dinas Kesehatan Kabupaten Mimika kembali mencatat dua kasus baru Covid-19 pada awal tahun 2022, setelah sempat menyatakan Mimika zero case pada Desember 2021.

“Ada penambahan dua kasus baru, jadi tahun 2022 ini tanggal 15 satu kasus dan tanggal 16 juga ada penambahan kasus baru,” jelas Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Mimika, Reynold Ubra, Senin (17/1/2022).

Reynold menjelaskan, kasus yang ditemukan pada 15 Januari merupakan pelaku perjalanan. Meski begitu, pihaknya masih menelusuri riwayat perjalanan yang bersangkutan.

Menurut dia, rata-rata kasus yang ditemukan baru-baru ini umumnya tanpa gejala dan sedang menjalani isolasi mandiri.

Pasca ditemukan kasus baru tersebut, kata Reylold, bidang kesehatan akan mengevaluasi dan membahas bagaimana proses tracing dilakukan dan juga menyangkut kesiapan rumah sakit.

Reynold belum bisa memastikan apakah yang diderita adalah jenis virus varian Delta atau Omicron karena semua harus menggunakan pemeriksaan Genome Sequencing yang belum ada saat ini di Mimika.

Namun, ia mengimbau agar prokes harus tetap dijalankan. Di samping itu pihaknya akan mempercepat program vaksinasi.

Sebelum menyuntik vaksin khususnya booster pada usia 6-11 tahun, pihaknya ingin menuntaskan lebih dulu hal-hal yang menjadi dasar perdebatan di masyarakat soal vaksinasi.

Dimana menurut Reynold, komunikasi lintas sektor, sosialisasi dan advokasi menjadi sangat penting.

“Dan saya coba untuk berdiskusi dengan para influencer, melalui media sosial, saya pikir itu salah satu potensi di Mimika yang harus kita libatkan dan bisa sama-sama mengkampanyekan,” ungkapnya.

Dikatakan, virus varian baru seperti Omicron sudah harus diwaspadai agar jangan sampai terpapar.

Meski paparan Omicorn secara keseluruhan bagi orang yang sudah divaksin sebagian besar hanya bergejala ringan dan tanpa gejala, apalagi orang yang sebelumnya sudah terpapar atau penyintas Covid.

“Tidak boleh panik, tetap waspada, prokes tetap dijalankan,” katanya.
 
Sementara mengenai capaian vaksinasi, Reynold menjelaskan, dosis pertama telah mencapai 71,59 persen, dosis kedua sudah hampir 58 persen. Sementara Dosis ketiga masih 1 persen dari 3.000 tenaga kesehatan.

Sedangkan kelompok 6-11 tahun pihaknya masih mencoba konsolidasi data, identifikasi kelompok sasaran dengan tantangannya, supaya pelayanan bisa berjalan secepat mungkin.

“Mudah-mudahan minggu depan bisa jalan. Harus ada keberpihakan, harus ada afirmasi kepada masyarakat kita yang ada di wilayah pesisir yang belum sama sekali menerima vaksinasi dosis pertama dan kedua,” ungkapnya.

Ia pun bersyukur Pemkab Mimika telah mengalokasikan dana untuk mempercepat proses vaksinasi.

“Pemda juga dukung tahun ini ada alokasi dana untuk vaksinasi, semoga pelayanan ini bisa berjalan. Berarti pemda berkomitmen dalam rangka pengendalian Covid 19 ini dengan baik,” pungkasnya.

reporter : Kristin Rejang

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Seputar Papua. Mari bergabung di Grup Telegram “Seputarpapua.com News”, caranya klik link https://t.me/seputarpapua , kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.