Seorang Pemilik Kost di Timika Gratiskan Biaya Kost di Tengah Pandemi Covid-19

Ilustrasi
Ilustrasi

TIMIKA | Penyebaran virus corona baru atau Covid-19 membuat sejumlah pemerintah daerah memberlakukan pembatasan sosial.

Pembatasan sosial juga dilakukan Pemerintah Kabupaten Mimika, Papua, sejak 26 Maret lalu.

Salah satunya dengan membatasi waktu berjualan bagi pelaku usaha termasuk warung makan dari pukul 06.00 – 14.00 WIT.

Hal ini tentu berdampak pada pendapatan pelaku usaha dimanapun.

Di Kota Timika, salah satu pemilik kost menggratiskan biaya kost bagi warga yang tinggal di tempat kost miliknya.

Imelda, sang pemilik kost itu mengaku memberikan gratis pembayaran kost sebagai bentuk kepedulian terhadap warga yang tinggal di tempatnya, dan terkena dampak dari pembatasan sosial yang dilakukan pemerintah.

Imelda yang merupakan anggota Bhayangkari ini memiliki empat petak kost. Setiap bulannya disewakan seharga Rp1 juta untuk satu petak.

Namun, saat ini satu petak masih kosong dan tiga lainnya sedang ditempati, dan digratiskan pembayarannya untuk bulan ini.

“Iya saya gratiskan uang kost. Ini sebagai bentuk kepedulian saya kepada mereka yang kena dampak,” katanya saat diwawancara seputarpapua.com melalui telepon selulernya, Minggu (5/4).

Imelda mengungkapkan, salah satu warga yang tinggal di tempatnya bekerja di warung makan, dan saat ini terpaksa tidak bekerja karena warung itu ditutup sementara.

“Salah satunya itu kerja di warung dan sekarang lagi tidak kerja karena tempatnya tutup,” ungkapnya.

Selain memiliki kost, Imelda juga memiliki penghasilan lainnya sebagai pedagang.

Dia mengaku tidak merasa rugi dengan menggratiskan biaya kost dengan keadaan yang saat ini dihadapi mereka yang menempati rumah kostnya.

“Saya tidak merasa rugi, karena apa yang mereka rasakan sudah pernah saya rasakan juga,”

“Mereka berterima kasih karena sudah berikan pembebasan biaya kost ke mereka,” tambahnya.

Imelda berharap, di tengah masa-masa pembatasan sosial ini, pemilik kost lainnya bisa melakukan hal yang sama dengan memberikan keringanan biaya kost.

“Saya harap pemilik kost lain agar mengerti dengan keadaan sekarang, khususnya bagi yang ekonomi kebawah, bisa membantu mereka,” katanya.

Ia menambahkan, pembebasan biaya kost ini juga merupakan persetujuan dia dan suaminya.

 

Reporter: Anya Fatma
Editor: Aditra

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram
Share on email
INFOGRAFI IGbar
BERITA TERKAITbar
BERITA VIRALbar
BERITA UTAMAbar
BERITA PILIHANbar
BERITA POPULERbar