Serapan APBD 2022 Mimika Baru 37 Persen

Suasana rapat Monev yang dilaksanakan Pemkab Mimika, Selasa (27/9/2022). (Foto: Ist)
Suasana rapat Monev yang dilaksanakan Pemkab Mimika, Selasa (27/9/2022). (Foto: Ist)

TIMIKA | Pemerintah Kabupaten Mimika mengadakan rapat Monitoring Evaluasi (Monev) di Kantor Bappeda, Selasa (27/9/2022).

Rapat diikuti kepala dan perwakilan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di Lingkup Pemkab Mimia dipimpin Plt Bupati Johannes Rettob didampingi Pj Sekda Jeni O. Usmani, dan Kepala Bappeda Yohana Paliling.

Usai rapat, Plt Bupati Johannes Rettob kepada awak media mengatakan, Monev dilakukan untuk mengetahui progres yang telah dikerjakan Pemkab di tahun 2022.

“Kita lihat apa yang kita perlukan lagi yang harus kita kerjakan urgensi di tahun yang akan dimasukan didalam APBD Perubahan. APBD Perubahan juga sudah jadi, tapi ada beberapa perubahan-perubahan yang disesuaikan,” ungkapnya.

Selain itu, dalam Monev dibicarakan terkait permasalahan yang dihadapi setiap OPD untuk ditindaklanjuti pada tahun 2023. Termasuk, menghadapi Pemilu 2024.

“Juga terkait dengan Pemilu harus kita siap, terutama di data penduduk dan lainnya,” katanya.

Menurut John, penyerapan APBD tahun 2022 setiap OPD bervariasi, ada yang baru 20 persen pekerjaan fisik, namun rata-rata ada juga yang sudah sampai 80 persen.

Untuk realisasi keuangan APBD tahun 2022, John mengatakan baru terealisasi 30 persen.

“Tapi kita sedang gas ini supaya bisa segera dicairkan dan di proses untuk pelaksanaan untuk realisasi keuangannya,” ungkapnya.

Realisasi keuangan ini juga paling banyak kegiatan yang bersentuhan dengan pihak ketiga, yakni progres kinerja di lapangan.

“Jadi kurang lebih begitu rata-rata fisik pembangunan sudah 55 persenan kalau dihitung rata-ratanya,” pungkasnya.

 

Tanggapi Berita ini
reporter : Kristin Rejang
editor : Aditra

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Seputar Papua. Mari bergabung di Grup Telegram “Seputarpapua.com News”, caranya klik link https://t.me/seputarpapua , kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.