Setahun, Pangan Sari Tanggung BPJS Ketenagakerjaan untuk 1.800 Warga Kwamki Narama

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram
Share on email
KARTU | Penyerahan kartu BPJS Ketenagakerjaan secara simbolik dari Staf HR-IR PT Pangansari Utama kepada Kepala Distrik Kwamki Narama dan sejumlah warga. (Foto: Mujiono/Seputarpapua)
KARTU | Penyerahan kartu BPJS Ketenagakerjaan secara simbolik dari Staf HR-IR PT Pangansari Utama kepada Kepala Distrik Kwamki Narama dan sejumlah warga. (Foto: Mujiono/Seputarpapua)

TIMIKA | PT Pangansari Utama (PSU) menanggung 1.800 warga Distrik Kwamki Narama yang Orang Asli Papua (OAP) sebagai peserta BPJS Ketenagakerjaan selama satu tahun.

Penanggungan yang dilakukan PT PSU, merupakan bagian dari program ‘Corporate Socialist Responsibility’ (CSR).

Hal ini ditandai dengan l penyerahan kartu BPJS Ketenagakerjaan secara simbolik, dari Staf HR-IR PT PSU kepada Kepala Distrik Kwamki Narama Hence Suebu yang disaksikan Kepala Cabang BPJS Ketenagakerjaan Mimika Verry K Boekan, di Aula Kantor Distrik Kwamki Narama, pada Rabu (24/11/2021).

Staf HR-IR PT PSU, Joksan Tallalus mengatakan, sebenarnya program ini dilakukan pada 2020 lalu. Namun karena ada pandemi Covid-19, sehingga Manajemen PT PSU menerapkan sistem kerja 25 persen. Karenanya penyerahan bantuan baru bisa terlaksana di 2021.

“Atas hal itu, mewakili perusahaan saya meminta maaf atas keterlambatan penyerahan bantuan ini,” kata Joksan.

Kata dia, pemberian bantuan dengan menanggung kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan terhadap 1.800 warga di Distrik Kwamki Narama ini sebagai bentuk komitmen dari perusahaan.

PT PSU sudah lama berada di Mimika sehingga harus selalu berada di tengah-tengah masyarakat. Khususnya dalam memberikan perhatian dan dukungan.

“Oleh itu, semoga dengan bantuan ini bisa bermanfaat bagi masyarakat Kwamki Narama dan diharapkan juga, program ini bisa berlanjut terus kedepannya,” tuturnya.

Untuk itu, pihaknya berharap dukungan seluruh masyarakat Kwamki Narama agar terus berkarya di daerah ini.

Sampai dengan saat ini PT PSU telah mempekerjakan 24 persen tenaga kerja adalah OAP dari 1.700. Tentunya jumlah ini merupakan terbanyak dibanding dengan kontraktor dan privatisasi yang ada di area kerja PT Freeport Indonesia (PTFI).

“Sekali lagi kami minta dukungan dari semua pihak dan semoga bantuan ini bisa bermanfaat bagi masyarakat Kwamki Narama,” ujarnya.

Sementara Kepala Distrik Kwamki Narama, Hence Suebu mengatakan, selaku Kadistrik sangat senang dan bangga dengan program ini, yang telah memberikan perhatian kepada masyarakat khususnya menyangkut jaminan BPJS Ketenagakerjaan.

Melalui program ini menunjukkan bahwa PT PSU tidak hanya menjalankan bisnis tetapi juga memberikan perhatian kepada masyarakat. Sehingga kedepan tidak ada pemikiran bahwa PT PSU hanya mencari makan disini dan tidak memperhatikan masyarakat.

“1.800 orang yang ditanggung oleh PT PSU, maka ini menunjukkan bahwa kita semua sangat memperhatikan masyarakat dalam memberikan perlindungan sosial. Untuk itu, kita harus memberikan dukungan kepada PT Pangansari, dengan cara tidak merusak fasilitas yang ada,” ungkapnya.

Sedangkan Kepala BPJS Ketenagakerjaan Mimika, Verry K Boekan mengatakan, program CSR yang dilakukan di Distrik Kwamki Narama ini bukan yang pertama kali. Tetapi sudah untuk kedua kalinya program CSR dari perusahaan masuk ke daerah ini.

Yang pertama dari PT RUC dengan program CSR nya, mereka menanggung 300 warga di Distrik Kwamki Narama. Dan sekarang PT Pangansari Utama menanggung 1.800 orang.

“Ini menunjukkan bahwa semua pihak sangat memperhatikan masyarakat Kwamki Narama. Karenanya, semoga program CSR ini bisa mengembangkan PSU dan perusahaan lain, untuk terus memperhatikan masyarakat di daerah sekitarnya,” ujarnya.

Verry menambahkan, dalam program BPJS Ketenagakerjaan ini masyarakat diikutkan dalam 2 program, yakni Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) dan Jaminan Kematian (JKM). Iuran setiap bulannya Rp16. 800.

Seperti program JKK, pada saat mengalami kecelakaan kerja, BPJS Ketenagakerjaan akan menanggung seluruh biaya mulai dari transportasi sampai dengan pengobatan.

Apabila, peserta mengalami cacat karena kecelakaan kerja, akan mendapatkan santunan berdasarkan hitungan dokter.

Kemudian, apabila meninggal dunia karena kecelakaan kerja diberi santunan 48 kali penghasilan yang dilaporkan dan beasiswa bagi dua orang anaknya.

“Sementara untuk JKM, peserta yang meninggal di luar pekerjaan mendapatkan santunan Rp42 juta. Selain manfaat pada saat kejadian (kecelakaan dan kematian). Peserta juga bisa menikmati manfaat hiburan (tambahan) berupa diskon di sejumlah mitra BPJS Ketenagakerjaan,” tuturnya.

Ia menambahkan, dalam pelaksanaannya, pihaknya telah meminta kepada kepala kampung atau orang yang ditunjuk untuk melaporkan, apabila ada warga yang sudah terdaftar sebagai peserta mengalami risiko, baik itu kecelakaan kerja atau meninggal dunia.

Dari laporan itu, tentunya pihaknya akan menindaklanjutinya, agar peserta tersebut bisa mendapatkan manfaat berupa santunan.

“Saya harap, apa yang sudah dilakukan PT Pangansari Utama bisa jadi ‘trigger’ (pemicu) badan usaha lain di Mimika, untuk bisa menjalankan tanggungjawab sosial kepada masyarakat asli Papua agar bisa mendapat perlindungan,” ungkapnya.

Reporter: Mujiono
Editor: Aditra

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Seputar Papua. Mari bergabung di Grup Telegram “Seputarpapua.com News”, caranya klik link https://t.me/seputarpapua , kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Berita Terkait
Video Seputar Papua TV Terbaru
1/10 videos
Dua Tahun YPMAK  Benih Kecil Tumbuh Jadi Pohon Rimbun dan Berbuah
Dua Tahun YPMAK Benih Kecil Tumbuh Jadi Pohon Rimbun dan Berbuah
Mop Papua dan Karya Lainnya Harus Daftar Hak Cipta, Harus Bergerak Lebih Cepat
Mop Papua dan Karya Lainnya Harus Daftar Hak Cipta, Harus Bergerak Lebih Cepat
Buaya 7 Meter Ditangkap Warga dan Tim SAR usai Terkam Seorang Pria
Buaya 7 Meter Ditangkap Warga dan Tim SAR usai Terkam Seorang Pria
Pria di Timika Dikabarkan Diterkam Buaya, Tim SAR Lakukan Pencarian
Pria di Timika Dikabarkan Diterkam Buaya, Tim SAR Lakukan Pencarian
Jasad Perempuan Tanpa Busana Ditemukan di Bawah Jembatan di Jayapura
Jasad Perempuan Tanpa Busana Ditemukan di Bawah Jembatan di Jayapura
Satpam Palang Pasar Sentral Timika Buntut Pemberhentian Hononer
Satpam Palang Pasar Sentral Timika Buntut Pemberhentian Hononer
Pelajar SMK di Timika Curi Uang Rp40 Juta Beli Sepeda Motor dan Traktir Teman
Pelajar SMK di Timika Curi Uang Rp40 Juta Beli Sepeda Motor dan Traktir Teman
Anak Muda Timika Jadi Pemakai dan Produsen Ganja Sintetis, Polisi Beri Atensi
Anak Muda Timika Jadi Pemakai dan Produsen Ganja Sintetis, Polisi Beri Atensi
Polisi Bongkar Pabrik Ganja Sintetis Milik Pemuda 19 Tahun
Polisi Bongkar Pabrik Ganja Sintetis Milik Pemuda 19 Tahun
Oknum Guru Ngaji di Timika Diduga Cabuli 5 Muridnya
Oknum Guru Ngaji di Timika Diduga Cabuli 5 Muridnya
Baca Juga