Soal Keracunan Massal, Kasat Reskrim: Dinkes akan Periksa Sampel Makanan di BPOM Jayapura

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram
Share on email
Kasatreskrim Polres Mimika, AKP Hermanto. (Foto: Saldi/Seputarpapua)
Kasatreskrim Polres Mimika, AKP Hermanto. (Foto: Saldi/Seputarpapua)

TIMIKA | Kepala Satuan Reserse Kriminal (Kasatreskrim) Polres Mimika, Papua, AKP Hermanto, mengatakan Dinas Kesehatan (Dinkes) Mimika akan memeriksa kembali sampel makanan yang diperoleh dari pesta ulang tahun dalam kasus keracunan massal yang menimpa warga Kelurahan Timika Jaya – SP 2.

Kasus keracunan massal itu menimpa 51 orang baik itu anak-anak maupun orang dewasa pada Sabtu, 27 Februari 2021.

Sampel makanan yang diperoleh penyidik dari beberapa korban akan di uji kembali oleh Dinkes di laboratorium Balai Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) Jayapura.

“Dari Dinas Kesehatan juga kemarin hari Minggu minta sampel, mau dilakukan uji sampel ke Balai POM Jayapura. Kemarin sudah, lagi dikirim,” kata AKP Hermanto, Selasa (2/3/2021), diruang kerjanya Kantor Pelayanan Polres Mimika.

Ia menjelaskan, hasil awal dari uji sampel yang dilakukan pihaknya bekerjasama dengan Kodim 1710/Mimika dalam hal ini Rumah Sakit Bantuan (Rumkitban) 17.08.01 Timika, memang ditemukan adanya kandungan pengawet berupa formalin dan nitrit didalam makanan yang disajikan pada pesta ulang tahun warga di jalur 2, Timika Jaya.

Bahkan ia juga mengatakan, dua orang saksi yang merupakan penyelenggara pesta ulang tahun dan juru masak, telah diperiksa penyidik pada hari Minggu, 28 Februari 2021.

“Yang mengadakan acara sudah dimintai keterangan, dan mereka malah yang pertama kena (korban,red), anaknya,” kata Kasatreskrim.

Hingga saat ini penyidik tengah melakukan pendalaman terkait asal-usul bahan makanan yang disajikan dalam pesta ulang tahun.

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram
Share on email
Berita Terkait
Baca Juga