Soal Pengerahan Pasukan ke Papua, Haris Azhar: Jangan Sedikit-sedikit Perang

Haris Azhar
Haris Azhar

TIMIKA | Aktivis Hak Asasi Manusia (HAM) Haris Azhar menyoroti pengerahan pasukan keamanan terus-menerus ke Papua yang ditengarai memicu pergolakan panjang.

Direktur Eksekutif Kantor Hukum dan HAM Lokataru mengatakan, pemerintah pusat mestinya tidak hanya menyalahkan Pemda Papua yang dianggap tak becus mengurus daerahnya.

“Maka buatlah pemerintah daerah yang bisa bekerja melayani dan menjaga masyarakat di sana. Bukan mengirim pasukan terus menerus,” katanya kepada Seputarpapua, Selasa (23/2/2021).

Tak logis bagi Haris jika pengerahan pasukan dianggap sebagai upaya untuk menumpas kelompok kriminal bersenjata (KKB), sayap militer Organisasi Papua Merdeka (OPM).

“Alasan KKB mau ditumpas, memangnya sebesar apa itu KKB, sampai kirim ribuan pasukan?. Secara tidak langsung saya melihat justru ini membesarkan KKB tersebut,” kata dia.

Jika memang sungguh-sungguh ingin menyelesaikan masalah Papua, Haris menyarankan pemerintah sebaiknya menempuh pendekatan dialog.

IKLAN-TENGAH-berita

“Mereka (KKB) anak muda, (jumlahnya) sedikit. Kirim saja tim dialog, tanya maunya apa, edukasi dan siapkan program disarmament (gencatan senjata) untuk kembali ke kehidupan normal,” imbuhnya.

Haris lagi-lagi mengingatkan bahwa pendekatan keamanan, militeristik, tidak akan pernah menyelesaikan masalah. Gejolak keamanan justru semakin memperburuk citra Indonesia di mata dunia.

“Jangan sedikit-sedikit perang. Rugi kita, nyawa melayang baik orang Papua maupun anggota TNI, uang, peluru kan dari APBN juga. Image Indonesia dimata dunia buruk,” tandasnya.

Prev1 of 2

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram
Share on email
INFOGRAFI IGbar
BERITA TERKAITbar
BERITA VIRALbar
BERITA UTAMAbar
BERITA PILIHANbar
BERITA POPULERbar