Soal Persipura dan Bank Papua, BTM: Harus Duduk Bersama Buka-bukaan di Depan Media

Persipura Jayapura (Foto: MO Persipura)
Persipura Jayapura (Foto: MO Persipura)

JAYAPURA | Manajemen Persipura Jayapura mengharapkan adanya pertemuan bersama PT. Bank Papua terkait persoalan sponsorship Rp5miliar yang menjadi kontrak musim 2020.

Bahkan pihaknya mengundang jajaran bank daerah itu, pada Senin (11/1/2021) secara terbuka dengan mengundang para awak media untuk ikut mendengar apa yang menjadi pembahasan dalam pertemuan itu.

“Kita harus duduk sama-sama dengan ada pers supaya bicarakan hal ini dengan buka-bukaan. Supaya jangan ada yang disalahkan baik pihak Persipura dan Bank Papua, mereka lengkap dan kita manajemen juga lengkap untuk duduk bersama,” kata Ketua Umum Persipura Jayapura Benhur Tomi Mano (BTM), Sabtu (9/1/2021).

Selain itu, dengan pertemuan bersama bisa mendapatkan penjelasan dan solusi yang terbaik agar tidak menjadi bola liar di kalangan masyarakat.

“Kami sesalkan keputusan bank Papua yang tidak bersedia membayar sisa Rp5 miliar, padahal keputusan itu harus dibicarakan bersama dengan addendum kontrak sponsorship ini,” ujarnya.

Sebelumnya, Bank Papua tak membayar sisa kontrak itu karena pertimbangan ketidakpastian lanjutan kompetisi.

IKLAN-TENGAH-berita

Pencairan dana sponsorship dilakukan secara bertahap, yang mana tahap pertama sudah direalisasikan sebesar Rp5 milliar saat kompetisi Liga 1 dimulai.

“Sedangkan di tahap kedua sebesar Rp3,5 miliar akan diberikan setelah kompetisi Liga 2020 memasuki putaran kedua, dan tahap ketiga sebesar Rp1,5 miliar dikucurkan, apabila kompetisi Liga 1 memasuki tiga pertandingan terakhir,” kata Pemimpin Divisi Sekretaris Perusahaan Erna Kapisa.

Prev1 of 2

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram
Share on email
INFOGRAFI IGbar
BERITA TERKAITbar
BERITA VIRALbar
BERITA UTAMAbar
BERITA PILIHANbar
BERITA POPULERbar