seputarpapua.com

Sponsorship Bank Papua Hutang Persipura Rp5 Miliar

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram
Share on email
Asisten Manajer Persipura Bento Madubun (Foto: Vidi)
Asisten Manajer Persipura Bento Madubun (Foto: Vidi)

JAYAPURA |Manajemen Persipura Jayapura menuntut salah satu sponsor utam, yaitu Bank Papua untuk melunasi kewajibannya sebesar Rp5 miliar kepada Persipura Jayapura dari kesepakatan sponsorship selama dua musim kompetisi Liga 1 2019 dan 2020.

Bahkan tim yang di arsiteki asal Brasil Jackson F. Tiago ini telah melayangkan surat untuk kejelasan kapan akan dibayarkan.

“Kita sudah layangkan surat untuk kejelasannya dan kita sangat berharap Bank Papua bisa segera menanggapi karena saat ini hanya itu yang kami tunggu. Kalau bisa kira-kira kapan, kalau tidak bisa, ya kami berharap diberikan jawaban,” ungkap Asisten Manajer Persipura Ridwan Bento Madubun melalui pesan singkatnya, Selasa (5/1/2021).

Tim kebanggaan masyarakat Papua ini mengharapkan sponsor Bank Papua dapat memahami kondisi tim, disaat belum jelasnya kompetisi dan masih membayar gaji para pemainnya.

Terlebih ditahun ini tim berjuluk mutiara hitam akan berlaga di kompetisi AFC Cup 2021.

“Kami masih terus bayar gaji pemain dan pelatih, sekalipun kompetisi tidak jalan. Kita sangat berharap Bank Papua bisa memahami kondisi yang dialami tim ini,” ujarnya.

Kendati berhutang, pria yang akrab disapa Bento ini tidak meragukan dukungan Bank Papua untuk timnya berlaga diberbagai kompetisi.

“Kami optimistis, karena Komisaris Utama menyampaikan akan tetap ada kucuran dana sekalipun kompetisi tidak jalan, sebagai bentuk pembinaan. Semoga secepatnya ada tanggapan dari Bank Papua,” kata Bento.

Sebelumnya, Komisaris Utama Bank Papua TEA Hery Dosinaen beberapa waktu lalu menyatakan komitmennya dengan tetap mendukung dan menjadi sponsor utama Persipura, sekalipun ketidakjelasan kompetisi.

“Itu adalah hibah rutinitas dari kami dari Perbankan, khususnya Bank Papua untuk Persipura. Dan jelas kami tetap perhatikan secara keseluruhan,” ujarnya mantan Sekda Papua ini.

Meski dukungan tetap dilakukan, namun besaran nilai untuk kedepannya masih akan dibicarakan kembali dengan semua pihak atau petinggi Bank Papua.

“Nanti kami akan mengkaji lagi soal nilainya secara mendalam. Tetapi yang jelas kami selalu memperhatikan Persipura sesuai dengan komitmen. Sekalipun tidak adanya kompetisi, itu juga wujud pembinaan kepada para pemain Persipura,” tuturnya.

 

Reporter: Vidi
Editor: Aditra
Berita Terkait
Baca Juga