STIE Jambatan Bulan Timika Selenggarakan Yudisium, Luluskan 118 Mahasiswa

IKUT | Seorang Mahasiswa STIE JB Saat mengikuti prosesi Yudisium di Aula Kampus , Rabu (18/5/2022). (Foto:Arifin/Seputarpapua)
IKUT | Seorang Mahasiswa STIE JB Saat mengikuti prosesi Yudisium di Aula Kampus , Rabu (18/5/2022). (Foto: Arifin/Seputarpapua)

TIMIKA | Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Jambatan Bulan (STIEJB) menyelenggarakan Yudisium Program Sarjana (S1) Prodi Ekonomi Pembangunan dan Program Diploma (D3) Prodi Manejemen Keuangan tahun akademik 2021/2022.

Acara ini berlangsung di Aula Jambia Wadansao, Kampus STIE JB Jalan Hasanudin, Timika, Papua, Rabu (18/5/2022).

Ketua STIE Jambatan Bulan, Tharsisius Pabendon mengatakan, para mahasiswa yang ikut Yudisium ini telah melewati seluruh rangkaian proses ujian karya ilmiah dan skripsi yang merupakan tahap akhir bagi mahasiswa. Sehingga, mereka berhak untuk menyandang status gelar sarjana (S1) dan Diploma (D3).

Yudisium ini sebagai bagian dari agenda mengesahkan para mahasiswa dalam menggunakan gelarnya.

Dalam proses kelulusan hingga menyandang gelar Sarjana dan Diploma, Kampus STIEJB melakukan tahapan ujian akhir yang sangat ketat. Minimal waktu pada saat ujian akhir itu 2 sampai 3 jam, itupun mahasiswa belum tentu lulus karena mengalami 2 kali screning untuk laporan akhirnya.

“Pertama kita lakukan uji plagiatisme dulu. Ada standar sekian persen dari tulisannya itu tulisan sendiri atau plagiatisme, kemudian, dites lagi apakah semua istilah-istilah mendasar dalam skiprsinya itu dia tahu atau tidak sebelum masuk untuk melanjutkan ujian akhir,” Ungkap Tharsisius.

“Jadi bisa dikatakan mahasiswa tersebut masih dalam proses praujian,” katanya.

Karena di kampus STIEJB, lebih menanamkan mental dari mahasiswa itu sendiri, apabila setelah selesai dari sini (STIE JB) mahasiswa tersebut bisa mengahadapi masyarakat diluar sana dengan tenang.

“Kalau kita hanya menanamkan ilmu tanpa mental bagi mahasiswa itu sendiri, dia akan kebingungan saat berada dalam ruang lingkup masyarakat,” ujar Tharsisius.

Tharsisius berharap, kedepannya Kampus STIEJB lebih meningkatkan kinerja dalam melahirkan mahasiswa yang bermutu dan berintelektual tinggi. Ia juga berharap, para sarjana yang telah lulus, kiranya, setelah meninggalkan kampus dan bergabung dengan masyarakat, dapat memanfaatkan ilmunya untuk membangun masyarakat juga daerah agar lebih baik.

Ia juga berharap, semoga dalam waktu yang tidak lama Kampus STIE JB bisa mengembangkan dan menamba prodi/jurusan yang lain.

Karena dari tahun ke tahun ada peningkatan mahasiswa yang sangat pesat. Untuk tahun lalu jumlah pelamar kurang lebih 500 orang tetapi yang diterima hanya 300 orang.

“Saat ini kampus STIE JB harus diperluas karena dari tahun ke tahun peminat kampus STIE JB mengalami peningkatan yang cukup pesat,” tutup Tharsisius.

reporter : Arifin
editor : Batt

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Seputar Papua. Mari bergabung di Grup Telegram “Seputarpapua.com News”, caranya klik link https://t.me/seputarpapua , kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.