Sudah Tujuh Bulan Ruang Kelas SMPN 6 Mimika Digembok Pemilik Hak Ulayat

GEMBOK | Welly Murib saat menunjukan pintu yang digembok. (Foto: Kristin Rejang/SP)
GEMBOK | Welly Murib saat menunjukan pintu yang digembok. (Foto: Kristin Rejang/SP)

TIMIKA | Tujuh bulan sudah ruang kelas SMP Negeri 6 di Kampung Mulia Kencana SP 7, Distrik Iwaka, Mimika, Papua, masih digembok pemilik hak ulayat.

Tak hanya ruang kelas, ruang kantor juga ikut digembok sejak Juni 2020 lalu.

Tindakan pemilik hak ulayat ini diduga karena pemerintah daerah belum membayar lahan tempat sekolah itu didirikan.

Kaur Kesiswaan dan guru Bimbingan Konseling (BK), Ariance Sawaki mengatakan, hal ini menyebabkan para guru terpaksa tidak mengadakan pembelajaran di sekolah, lantaran beberapa ruangan termasuk ruang kantor digembok oleh seorang warga yang diduga adalah pemilik tanah.

Akibatnya, dalam masa pandemi Covid-19 yang seharusnya guru berada di sekolah untuk memberikan tugas kepada anak – anak tidak bisa dilaksanakan.

“Sekarang kita hanya pakai daring itu pun hanya anak – anak yang punya andorid saja. Sementara sebagian besar anak – anak yang sekolah di SMPN 6 ini tidak punya android, sehingga kami terpaksa kunjungi ke rumah – rumah untuk kasih materi,” jelas Ariance saat dihubungi Seputarpapua.com, Senin (1/2/2021).

IKLAN-TENGAH-berita

Diakuinya untuk berkunjung dari rumah ke rumah untuk memberikan pelajaran, guru – guru mengalami kesulitan.

Selain karena jarak yang cukup jauh, terkadang anak – anak tidak berada di rumah.

Prev1 of 3

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram
Share on email
INFOGRAFI IGbar
BERITA TERKAITbar
BERITA VIRALbar
BERITA UTAMAbar
BERITA PILIHANbar
BERITA POPULERbar