Sukseskan Perpanas XVI Papua, Kominfo Membuka Media Center

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram
Share on email
Direktur Jenderal Informasi dan Komunikasi Publik (IKP) Kementerian Kominfo Usman Kansong. (Foto: InfoPublik/Elvira/Seputarpapua)
Direktur Jenderal Informasi dan Komunikasi Publik (IKP) Kementerian Kominfo Usman Kansong. (Foto: InfoPublik/Elvira/Seputarpapua)

TIMIKA | Pekan Paralimpik Nasional (Peparnas) XVI Papua yang akan dilaksanakan pada 2-15 November 2021 diyakini menjadi momentum untuk menunjukan pada Indonesia dan dunia bahwa Papua juga bisa menyelenggarakan iven nasional maupun internasional.

Kesuksesan perhelatan olahraga multicabang nasional empat tahunan khusus bagi penyandang disabilitas itu hanya bisa terjadi jika ada kolaborasi dari berbagai pihak.

Salah satunya adalah Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) yang kembali membuka media center untuk kegiatan kegiatan tersebut. Hal serupa telah dilakukan pada Pekan Olahraga Nasional (PON) XX Papua tahun 2021, 2-15 Oktober 2021 lalu.

Media Center Kominfo Peparnas Papua, demikian nama resmi pusat informasi yang didirikan untuk Peparnas Papua, berlokasi di Ballroom Swissbell Hotel, Kota Jayapura.

Kehadiran Media Center Kominfo Peparnas Papua adalah atensi Menteri Kominfo (Menkominfo) Johnny G Plate saat meninjau pelaksanaan PON Papua pada 23 September 2021.

Saat itu di Media Center Kominfo PON Papua Klaster Kabupaten Jayapura, Menteri Johnny menegaskan bahwa Kominfo akan mendukung pelaksanaan Peparnas Papua di bidang informasi dan komunikasi publik.

“Media Center Kominfo ini akan berlanjut ketika pelaksanaan Peparnas 2021 nanti,” katanya.

Baca Juga:

Menurut Direktur Jenderal Informasi dan Komunikasi Publik (IKP) Kementerian Kominfo Usman Kansong, kehadiran Media Center Kominfo Peparnas Papua merupakan bentuk dukungan penuh pemerintah pusat bagi penyelenggaraan event olahraga multicabang nasional bagi penyandang disabilitas terbesar setelah PON Papua.

“Media Center Kominfo Peparnas Papua menyajikan narasi-narasi dan informasi positif yang diperlukan para peliput dan media mengenai pelaksanaan Peparnas XVI ini. Juga dapat menjadi jembatan bagi media dan publik untuk mendapatkan informasi-informasi terkini dari ajang Peparnas di Papua,” kata Usman melalui siaran pers yang diterima seputarpapua.comSenin (1/11/2021).

Usman Kansong menyampaikan, lewat situs mikro (microsite) infopublik.id/peparnaspapua, media yang tidak mengirimkan jurnalisnya untuk meliput Peparnas pun juga dapat mengetahui beragam informasi terkini dari arena pertandingan.

Tak hanya itu, situs yang dikelola Direktorat Jenderal IKP Kementerian Kominfo itu juga akan menayangkan kisah-kisah humanis dari perjuangan atlet-atlet penyandang disabilitas hingga merebut predikat terbaik pada cabang yang mereka ikuti.

“Peparnas bukan hanya ajang para atlet mengejar prestasi. Ajang ini juga sebagai wadah kepedulian publik kepada para atlet penyandang disabilitas,” ujar Usman.

Sementara, Manajer Humas Media Center Kominfo Peparnas Papua Taofiq Rouf mengatakan, keberadaan pusat informasi tersebut sebagai upaya terciptanya percakapan publik bahwa Peparnas adalah jembatan menuju masa depan Papua terutama menarasikan bahwa Bumi Cenderawasih aman.

“Semua bisa berjalan karena adanya pemuda-pemudi tangguh yang dapat mewujudkan Peparnas sukses dari sisi penyelenggaraan, prestasi, dan pemberdayaan ekonomi masyarakat setempat,” kata Taofiq.

Media Center Kominfo Peparnas Papua dilengkapi dengan jaringan internet berkecepatan tinggi dengan dukungan kekuatan jaringan sebesar 300 Mbps dan cadangan 100 Mbps. Tersedia juga ruang kerja yang dapat menampung hingga 100 peliput dengan menerapkan protocol kesehatan ketat.

Kemudian disediakan 10 unit komputer dan mesin pencetak (printer), di samping adanya ruang relaksasi serta ruang medis dengan perlengkapan obat-obatan memadai.

“Media Center Kominfo Peparnas Papua ini mulai dapat digunakan oleh para peliput Peparnas Papua pada 2 November 2021,” katanya.

Peparnas XVI di Papua diikuti 1.935 atlet dari 34 provinsi. Mereka bertanding pada 12 cabang olahraga di 12 venue yang terdapat di Kota Jayapura dan Kabupaten Jayapura.

Presiden Joko Widodo dijadwalkan membuka Peparnas 2021 di Stadion Mandala, Kota Jayapura, 5 November 2021.

Wakil Presiden Ma’ruf Amin dijadwalkan menutup seluruh rangkaian Peparnas 2021 pada 13 Oktober 2021 di tempat yang sama dengan acara pembukaan. Peparnas Papua bertema “Sehati Mencapai Tujuan Ciptakan Prestasi”. Torang Bisa!

Reporter: Mujiono
Editor: Batt

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Seputar Papua. Mari bergabung di Grup Telegram “Seputarpapua.com News”, caranya klik link https://t.me/seputarpapua , kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Berita Terkait
Video Seputar Papua TV Terbaru
1/10 videos
Dua Tahun YPMAK  Benih Kecil Tumbuh Jadi Pohon Rimbun dan Berbuah
Dua Tahun YPMAK Benih Kecil Tumbuh Jadi Pohon Rimbun dan Berbuah
Mop Papua dan Karya Lainnya Harus Daftar Hak Cipta, Harus Bergerak Lebih Cepat
Mop Papua dan Karya Lainnya Harus Daftar Hak Cipta, Harus Bergerak Lebih Cepat
Buaya 7 Meter Ditangkap Warga dan Tim SAR usai Terkam Seorang Pria
Buaya 7 Meter Ditangkap Warga dan Tim SAR usai Terkam Seorang Pria
Pria di Timika Dikabarkan Diterkam Buaya, Tim SAR Lakukan Pencarian
Pria di Timika Dikabarkan Diterkam Buaya, Tim SAR Lakukan Pencarian
Jasad Perempuan Tanpa Busana Ditemukan di Bawah Jembatan di Jayapura
Jasad Perempuan Tanpa Busana Ditemukan di Bawah Jembatan di Jayapura
Satpam Palang Pasar Sentral Timika Buntut Pemberhentian Hononer
Satpam Palang Pasar Sentral Timika Buntut Pemberhentian Hononer
Pelajar SMK di Timika Curi Uang Rp40 Juta Beli Sepeda Motor dan Traktir Teman
Pelajar SMK di Timika Curi Uang Rp40 Juta Beli Sepeda Motor dan Traktir Teman
Anak Muda Timika Jadi Pemakai dan Produsen Ganja Sintetis, Polisi Beri Atensi
Anak Muda Timika Jadi Pemakai dan Produsen Ganja Sintetis, Polisi Beri Atensi
Polisi Bongkar Pabrik Ganja Sintetis Milik Pemuda 19 Tahun
Polisi Bongkar Pabrik Ganja Sintetis Milik Pemuda 19 Tahun
Oknum Guru Ngaji di Timika Diduga Cabuli 5 Muridnya
Oknum Guru Ngaji di Timika Diduga Cabuli 5 Muridnya
Baca Juga