Survei Sejumlah Sekolah di Mimika, YPMAK akan Buat SMA Unggulan

Wakil Direktur Program dan Monev YPMAK, Nur Ihfa Karupukaro dan Prof Charlie D Heatubun saat mengunjungi SATP untuk melakukan Survei, pada Senin (24/4/2024) (Foto: Fachruddin Aji/Seputarpapua)
Wakil Direktur Program dan Monev YPMAK, Nur Ihfa Karupukaro dan Prof Charlie D Heatubun saat mengunjungi SATP untuk melakukan Survei, pada Senin (24/4/2024) (Foto: Fachruddin Aji/Seputarpapua)

TIMIKA, Seputarpapua.com | Yayasan Pemberdayaan Masyarakat Amungme dan Kamoro (YPMAK) selaku pengelola Dana kemitraan PT Freeport Indonesia melakukan survei ke beberapa sekolah guna dijadikan percontohan program SMA Unggulan di Mimika.

Wakil Direktur Program dan Monev YPMAK, Nur Ihfa Karupukaro mengatakan tujuan kunjungan ke sejumlah sekolah dilakukan karena YPMAK membentuk sebuah gugus tugas pendidikan yang bertugas untuk nantinya membuat sebuah SMA Unggulan di Mimika.

“YPMAK (dalam pembangunan SMA Unggulan) tidak berdiri sendiri tetapi tetap berkolaborasi dengan Pemerintah dan PTFI, kami mendukung semua program pemerintah,” terangnya saat ditemui wartawan disela kunjungannya di SMA N 1 Mimika, Senin (24/6/2024).

Ihfa menjelaskan, dalam rangka merancang program ini pihaknya bekerjasama dengan Prof Charlie D. Heatubun yang membantu merancang Sekolah unggulan SMA Taruna Kasuari.

“Survei beberapa sekolah pemerintah ini memang jadi target kami, dan kami utamakan, kami akan berkunjung ke SMA N 1, SATP, Sekolah Sentra Pendidikan,” jelasnya.

Ihfa menyebut kunjungan dan survei ini dilakukan juga sebagai bentuk kerja sama pihaknya dengan pemerintah daerah dan sekolah-sekolah demi menghasilkan Sumber Daya Manusia (SDM) yang unggul dari Suku Amungme dan Kamoro serta 5 suku kekerabatan lainnya.

“Kalau kita mau menjadi seseorang yang memegang suatu tanggung jawab besar kita jangan lihat suku asal kita, tetapi kita punya kompeten, dan kita profesional dan bersaing dengan sehat,” tegasnya.

Ia menambahkan, sekolah dibuat di Mimika, dan rencananya tahun depan dimulai.

“Kita tidak memerlukan lahan baru, tapi kita mau gunakan sekolah-sekolah, kita survei ini kita coba akan kerja sama dengan beberapa sekolah-sekolah (yang sudah ada) kita survei ini untuk cari data sebagai bahan kajian,” tutupnya.

penulis : Fachruddin Aji
editor : Felix

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Seputar Papua. Mari bergabung di Grup Telegram “Seputarpapua.com News”, caranya klik link https://t.me/seputarpapua , kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tinggalkan Balasan