Syahrial: Retribusi Parkir di Pasar Sentral Diharapkan Tidak ‘Bocor’

PARKIR | Asisten II Setda Mimika Ir Syahrial saat menyerahkan karcis parkir kepada pengendara sepeda motor yang masuk di area Pasar Sentral. (Foto: Muji/SP)
PARKIR | Asisten II Setda Mimika Ir Syahrial saat menyerahkan karcis parkir kepada pengendara sepeda motor yang masuk di area Pasar Sentral. (Foto: Muji/SP)

TIMIKA | Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Setda Mimika, Ir Syahrial berharap penarikan retribusi parkir di area Pasar Sentral tidak ‘bocor’ atau disalahgunakan oleh petugas penarik retribusi di lapangan.

Terkait penarikan retribusi di Pasar Sentral, pihaknya memberikan apresiasi luar biasa kepada Disperindag dan Bapenda karena sudah mulai melangkah maju ke satu titik lagi.

“Perda nomor 25 tahun 2010 tentang retribusi tempat khusus parkir, sudah 10 tahun lamanya baru diaktifkan di Pasar Sentral. Sehingga ini satu langkah yang luar biasa dan patut kita apresiasi,” kata Syahrial saat penyampaian di peluncuran penarikan retribusi parkir di area Pasar Sentral, Selasa (1/9).

Pencanangan retribusi parkir di kawasan Pasar Sentral dalam rangka mengoptimalkan potensi sumber pendapatan daerah di Pasar Sentral Timika.

Mudah-mudahan langkah ini bisa diikuti OPD lainnya yang memiliki objek-objek pajak atau retribusi.

“Kedepan kita akan mendapat tantangan yang luar biasa, karena pembangunan terus berkembang. Sehingga ini perlu dicontoh dan diadopsi oleh OPD lainnya, dalam rangka meningkatkan optimalisasi penerimaan daerah,” tuturnya.

IKLAN-TENGAH-berita

Terkait pengelolaan retribusi parkir ini, Syahrial menegaskan, pihaknya berharap kepada Bapenda dan Disperindag bisa bersinergi dalam pemungutan.

Sinergi diperlukan agar jangan sampai ada kebocoran terhadap usaha yang sudah dilakukan.

“Saya harapkan tidak demikian yah,” ujarnya.

Prev1 of 2

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram
Share on email
INFOGRAFI IGbar
BERITA TERKAITbar
BERITA VIRALbar
BERITA UTAMAbar
BERITA PILIHANbar
BERITA POPULERbar