Tahap Pertama, 137 Warga Tembagapura Dipulangkan ke Tembagapura

WARGA - Warga Distrik Tembagapura bersiap berangkat ke kampung. (Foto: Ist/Humas Kodim 1710/Mimika)
WARGA | Warga Distrik Tembagapura bersiap berangkat ke kampung. (Foto: Ist/Humas Kodim 1710/Mimika)

TIMIKA | Sebanyak 137 warga pengungsi dari Distrik Tembagapura, Kabupaten Mimika, Papua akhirnya dipulangkan ke kampungnya, Rabu (20/1/2021).

Ini merupakan pemulangan tahap pertama dari sekian tahap yang dijadwalkan sampai benar-benar warga semua kembali ke Tembagapura.

“Yang naik hari ini 137 orang dari 146 yang diperiksa kemarin dan dinyatakan sehat,” kata Wakil Bupati Mimika Johannes Rettob saat diwawancara usai keberangkatan warga di Mile 32, Timika, Rabu.

Dijelaskan, pada pemeriksaan Selasa kemarin dilakukan pemeriksaan kepada 148 warga dan dua diantaranya dinyatakan tidak sehat sehingga hanya 146 yang dibolehkan berangkat.

“Tapi ternyata yang berangkat hanya 137. Sisanya kita tidak tahu kenapa,” kata John sapaan akrab Johannes Rettob.

Keberangkatan para warga didampingi tim gabungan dari Pemerintah dan TNI-Polri.

IKLAN-TENGAH-berita

Pemulangan warga ke kampung halamannya ini dilakukan secara bertahap untuk sekitar 1.500 warga yang terdata dan yang telah mengikuti pemeriksaan kesehatan.

“Untuk yang berangkat besok hari ini kita periksa kesehatan. Nanti kita lihat berapa banyak yang dinyatakan bisa berangkat untuk besok nanti kita order bus lagi,” ungkap John.

 

 

Lebih lanjut, pemulangan warga dengan menggunakan bus milik PT Freeport ini tetap mematuhi protokol kesehatan dimana satu bus hanya memuat 30 orang.

“Jadi kalau tadi lima bus bisa maksimum 150,” tuturnya.

Ia menambahkan, untuk pemulangan ini dilakukan hanya pada Senin, Selasa, Rabu dan Kamis.

“Jadi besok satu kloter lagi. Dan untuk Jumat, Sabtu dan Minggu itu khusus untuk mengangkut karyawan Freeport,” tambahnya.

Di tempat yang sama, Kepala Distrik Tembagapura Thobias Yawame menjelaskan, 137 warga merupakan warga dari Kampung Banti I, Banti II dan Opitawak.

“Jadi hanya warga asli disana yang naik tidak ada pendulang,” katanya.

Berdasarkan data yang ada kata dia jumlah warga yang akan pulang sebanyak 2.075 orang tetapi akan mengikuti hasil pemeriksaan kesehatan yang akan terus dilakukan bagi semua warga.

“Jadi saat pemeriksaan kesehatan itu yang bisa kita lihat jumlah berapa yang mau naik. Jadi untuk sementara keberangkatan tahap pertama ini ada 137 orang,” jelas Thobias.

“Pemeriksaan kemarin yang hari ini naik itu karena hasil pemeriksaannya ada yang sakit malaria dan sakit lain yang harus dirawat. Bukan kena corona,” tutupnya.

Reporter: Anya Fatma
Editor: Batt

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram
Share on email
INFOGRAFI IGbar
BERITA TERKAITbar
BERITA VIRALbar
BERITA UTAMAbar
BERITA PILIHANbar
BERITA POPULERbar