Tahun 2022 Pemkab Mimika Bangun dan Rehab Tiga Pasar

Sekertaris Disperindag, Selvina Pappang saat menyerahkan dokumen pasar Kwamki Narama kepada Kepala Distrik Kwamki Narama. (Foto: Kristin Rejang/Seputarpapua)
Sekertaris Disperindag, Selvina Pappang saat menyerahkan dokumen pasar Kwamki Narama kepada Kepala Distrik Kwamki Narama. (Foto: Kristin Rejang/Seputarpapua)

TIMIKA | Pemerintah Kabupaten Mimika melalui Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag), di tahun 2022 telah membangun dan merehab tiga pasar, yakni Pasar Kwamki Narama, Pasar Mapurujaya dan pasar sore di kompleks Pasar Sentral Timika.

Pasar yang dibangun yaitu Pasar Kwamki Narama di Distrik Kwamki Narama dan pasar sore di kompleks Pasar Sentral. Sedangkan yang direhab adalah Pasar Mapurujaya di Distrik Mimika Timur.

Kepala Disperindag, Petrus Pali Amba menjelaskan ketiga pasar tersebut nantinya akan diresmikan oleh Plt Bupati Mimika Johannes Rettob, pada bulan Januari 2023.

Pasar Kwamki Narama dan Mapurujaya, kata Petrus, bulan ini juga akan diserahkan kepada Pemerintah Distrik untuk selanjutnya dijaga dan dikelola fasilitasnya dengan baik.

“Agar bangunan pasar tetap terjaga, bulan ini kami serahkan ke pihak distrik agar dikelola dan dijaga fasilitasnya,” kata Petrus di Timika, Kamis (22/12/2022).

Dijelaskan, anggaran pembangunan untuk Pasar Kwamki Narama berasal dari dana otonomi khusus (Otsus) senilai Rp900 juta. Sedangkan rehab Pasar Mapurujaya menghabiskan dana otsus sekitar Rp2 miliar.

Sementara pasar sore di Pasar Sentral Timika menghabiskan dana sebesar Rp2 miliar dari APBD Mimika, yangmana pembangunannya hingga kini belum tuntas, alasannya keterbatasan anggaran.

“Pasar sore itu baru dibangun sesuai dengan anggaran. Kalau soal tahun depan (apakah) akan dilanjutkan, itu sementara tidak dilanjutkan, karena keterbatasan anggaran. Berbeda dengan pasar Mapurujaya yang nanti akan kembali dilanjutkan,” jelasnya.

Sementara itu Sekretaris Disperidag Selviana Pappang saat menyerahkan secara simbolis Pasar Kwamki Narama, menyebut bahwa luas pasar yang dibangun berukuran 30×16 meter dengan total 42 lapak meja.

“Setelah diserahkan, bangunan gedung menjadi hak milik Distrik Kwamki Narama sebagai pihak kedua, sementara pihak pertama (Disperindag) hanya sebagai pengawas,” katanya.

Kepala Distrik, Edwin Hanuebi, mewakili masyarakat Kwamki Naram, menyampaikan ucapan terima kasih kepada Disperindag yang telah membangun pasar untuk mama-mama di Kwamki Narama.

“Kami dari distrik juga mendapatkan anggaran operasional (pasar) sebesar 200 juta, yang didalamnya termasuk kebersihan dan perawatan sarana dan prasarana,” ungkapnya.

Advertisements

 

penulis : Kristin Rejang
editor : Saldi Hermanto

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Seputar Papua. Mari bergabung di Grup Telegram “Seputarpapua.com News”, caranya klik link https://t.me/seputarpapua , kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tinggalkan Balasan