Tahun Depan Rolling Jabatan, Bupati Mimika: Kemarin Emosi Politik Jadi Kita Angkat Sembarang

Bupati Mimika Eltinus Omaleng. (Foto: Anya Fatma/Seputarpapua)
Bupati Mimika Eltinus Omaleng. (Foto: Anya Fatma/Seputarpapua)

TIMIKA | Pemerintah Kabupaten Mimika, Papua, kini sedang menyeleksi 15 jabatan pimpinan tinggi pratama atau eselon II.

15 jabatan pimpinan tinggi pratama tersebut adalah Staf Ahli Bidang Hukum Politik dan Pemerintahan, Asisten Bidang Administrasi dan Umum Sekretaris Daerah, Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan, Kepala Dinas Perikanan,Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan.

Selanjutnya, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Kampung, Kepala Dinas Lingkungan Hidup, Sekretaris Dewan Perwakilan Rakyat Daerah, Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika.

Kemudian, Kepala Dinas Kesehatan, Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan SDM, Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi, dan Kepala Dinas Perhubungan.

Bupati Mimika Eltinus Omaleng mengatakan, apabila hasil seleksi untuk 15 jabatan sudah ada hasilnya, maka akan dilakukan rolling jabatan untuk seluruh OPD, pada tahun 2022.

“Tunggu dulu. Nama nama itu kalau kita sudah pegang baru seluruhnya OPD yang masih aktif, lalu satu kali dirolling bersamaan,” kata Bupati saat diwawancarai di Kantor Pusat Pemerintahan Kabupaten Mimika, Senin (29/11/2021).

Bupati akui hingga kini belum ada nama hasil seleksi dari 15 jabatan tersebut.

“Saat ini belum ada nama, tapi nanti setelah sudah lolos, mereka (tim seleksi) kasih ke saya baru mana yang nilai tinggi itu yang akan rolling di tempat mereka tes,” jelas Bupati.

Menurut Bupati, bukan hanya 15 jabatan saja yang akan di rolling tetapi semua jabatan di OPD.

Bahkan, diakui orang nomor satu di Mimika ini bahwa pengangkatan eselon II sebelumnya hanya berdasarkan emosi politik, sehingga tidak melalui proses seleksi lelang jabatan.

“Justru sekarang itu dari eselon III mau naik itu harus pakai lelang seperti itu. Kalau kemarin kan karena emosi politik sehingga kita angkat sembarang karena kita punya orang membuat kita salah terus gitu loh,” ujar Bupati.

Bupati menegaskan, saat ini sesuai dengan aturan jika ada jabatan yang kosong maka harus mengikuti lelang jabatan terlebih dahulu.

“Jadi seleksi ini yang kita tunjuk PLT itu yang ikut semua, terus eselon III dan IV pangkat yang tinggi mereka bisa berhak ikut lelang itu. Makanya kita buat seperti ini. Nanti tahun depan baru rolling baru sama-sama satu kali jalan,” pungkas Bupati.

reporter : Kristin Rejang
editor : Aditra

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Seputar Papua. Mari bergabung di Grup Telegram “Seputarpapua.com News”, caranya klik link https://t.me/seputarpapua , kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.