Tak Sesuai Permintaan, Peralatan Latihan Sepakbola PON akan Dikembalikan

LATIHAN - Pelatih Sepakbola PON Papua Eduard Ivakdalam saat memberikan latihan (Foto: Offical Sepakbola PON Papua)
LATIHAN - Pelatih Sepakbola PON Papua Eduard Ivakdalam saat memberikan latihan (Foto: Offical Sepakbola PON Papua)

JAYAPURA | Tim sepakbola PON Papua yang merupakan salah satu cabang olahraga unggulan dari 37 yang dipertandingkan pada PON XX tahun 2021 mendatang di Papua masih mengeluhkan peralatan latihan yang tidak sesuai permintaan.

Atas tidak sesuai permintaan, pelatih kepala tim sepakbola PON Papua Eduard Ivakdalam, berencana akan mengembalikan peralatan latihan yang sudah diberikan oleh KONI Papua.

“Apa yang kita pesan yang datang tidak sesuai planning, jadi mungkin kita akan mengembalikan barang-barang yang tidak sesuai dengan permintaan. Sehingga bisa di kaji ulang agar barang-barang ketika diberikan ke pemain-pemain bisa digunakan untuk berlatih,” ungkapnya, pada Minggu (8/8).

Diakui mantan legenda hidup Persipura Jayapura ini, ada beberapa peralatan seperti sepatu masih dibawah kualitas yang akan dikembalikan kepada Bidang Sarana Prasarana KONI Papua agar digantikan sesuai dengan kebutuhan tim.

Pasalnya, sepatu yang seharusnya digunakan atlet, justru diberikan kepada keluarga dari masing-masing atlet.

“Mereka harus gantikan merek-merek sepatu dan lain-lain yang dibutuhkan sesuai permintaan kita, karena saya lihat waktu pembagian pertama banyak pemain yang tidak digunakan, malah membagikan kepada keluarga karena sepatu kualitas dibawah dan ini sepatu hampir sama yang datang. Jadi saya mau tidak mau akan kembalikan, jangan sia-sia KONI keluarkan uang,” ungkapnya.

IKLAN-TENGAH-berita

Kaka Edu panggilan akrabnya mengharapkan agar kedepan bidang sarana prasarana bisa melakukan koordinasi dan komunikasi, ketika pembelian peralatan berlatih bagi anak asuhnya.

Apalagi peralatan latihan itu sangat penting dan membantu dalam program periodisasi latihan yang sedang dilakukan jelang PON XX Papua.

“Kedepan kalau bisa berkomunikasi baik dengan kita. Mereka mau beli sesuatu harus komunikasi dengan pelatih, sehingga bisa terwujud karena membantu program latihan. Kita sudah ambil beberapa item untuk tambah, tapi kualitas belum terlalu baik, kalau kita pakai latihan tendangan bebas, satu dua kali pasti akan rusak, sobek dan putus,” tutupnya.

Reporter: Vidi
Editor: Aditra

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram
Share on email
INFOGRAFI IGbar
BERITA TERKAITbar
BERITA VIRALbar
BERITA UTAMAbar
BERITA PILIHANbar
BERITA POPULERbar