Tangani Konsumsi Peparnas XVI Papua, PT BDS Pastikan Sediakan Makanan Bahan Dasar Sagu

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram
Share on email
Ketua Harian PB Peparnas XVI Papua Doren Wakerkwa (tengah) foto bersama dengan bidang konsumsi Peparnas XVI dan tim PT. BDS (Foto: Adi/Seputarpapua)
Ketua Harian PB Peparnas XVI Papua Doren Wakerkwa (tengah) foto bersama dengan bidang konsumsi Peparnas XVI dan tim PT. BDS (Foto: Adi/Seputarpapua)

JAYAPURA | Panitia Besar Pekan Peralimpik Nasional (PB Peparnas) XVI Papua telah bersepakat dengan PT. Dara Boga Samara (DBS) dalam pelayanan konsumsi pada pesta olahraga nasional terbesar bagi para atlet.

DBS merupakan perusahaan catering yang nantinya bertugas menyajikan makanan di dua klaster penyelenggaraan Peparnas XVI Papua tahun 2021 yakni kota dan Kabupaten Jayapura.

Ketua Harian PB Peparnas XVI Papua, Doren Wakerkwa megatakan, dengan melihat kesiapan daripada bidang konsumsi PB Peparnas dirinya meyakini pelayanan yang diberikan kepada para atlet dan official adalah yang terbaik.

“Luar biasa ini kesiapan Bidang Konsumsi, saya yakin semua pelayanan akan berjalan lancar dan tidak ada kesalahan saat penyelenggaraan nanti,” kata Doren usai meninjau test Foot bidang Peparnas XVI di Mega Futsal Abepura, Kota Jayapura, Sabtu (30/10).

Sementara itu, Direktur Utama PT. BDS Susanto menjelaskan, menu makanan yang disajikan beragam ada yang dari luar negeri namun sebagian besar makanan dari dalam negeri.

“Tentunya muatan lokal selalu kita selipkan ya. Salah satunya kita setiap hari ada makanan yang berbahan dasar sagu yang dihasilkan oleh mama-mama yang sudah kita latih,” jelas Susanto.

PT. BDS telah melatih 300 mama-mama Papua untuk mensupport Peparnas XVI. Sehingga kedepannya mereka akan membuat usaha makanan yang berbahan baku sagu.

Baca Juga:

“Tenaga lokal kita ada 60 persen dan 40 persennya tenaga kerja non lokal,” ujarnya.

Susanto mengungkapkan, pihaknya menyediakan mesin teknologi yang bisa membuat makanan secara otomatis menjadi dingin dan tahan lama.

“Kita punya teknologi makanan yang dihasilkan oleh salah satu mesin kita. Di salah satu teknologi kita itu yang mempercepat makanan, terus dari mesin itu juga langsung otomatis cooling down. Jadi makanan yang akan kita sajikan itu akan didinginkan sehingga misalnya makanan itu panas dan di boks itu tidak mengeluarkan uap atau kelembapan. Jadi makan itu bisa tahan,” unkapnya.

Pria bernama lengkap Susanto Santos itu menuturkan, dalam menyiapkan menu makanan pihaknya telah mendapat arahan dari Dinas Kesehatan untuk jumlah kalorinya disesuaikan.

“Untuk menu sendiri kita sudah dapat arahan dari Dinas Kesehatan bahwa untuk atlet makanannya adalah sekian gram dan jumlah kalorinya sekian gram dan ini akan kita sesuaikan dengan jumlah kebutuhan kalori mereka, pastinya kebutuhan gizi dari atlet itu sendiri. Semua sertifikasi halal dan MSDS semua sertifikasi lainnya pastinya kita sudah ada,” tuturnya.

Chef yang dikenal dengan nama chef Santo itu menjelaskan, jumlah tenaga di masing-masing dapur sebanyak 35 orang. Sehingga totalnya ada 70 tenaga kerja yang siap memberikan pelayanan konsumsi.

“Itu hanya untuk di dapur saja karena kita menggunakan teknologi jadi tidak perlu menggunakan banyak orang. Tapi untuk packing itu kita ada 600 orang dan sebagian besar itu orang Papua,” jelasnya.

Reporter: Adi
Editor: Batt

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Seputar Papua. Mari bergabung di Grup Telegram “Seputarpapua.com News”, caranya klik link https://t.me/seputarpapua , kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Berita Terkait
Video Seputar Papua TV Terbaru
1/10 videos
Dua Tahun YPMAK  Benih Kecil Tumbuh Jadi Pohon Rimbun dan Berbuah
Dua Tahun YPMAK Benih Kecil Tumbuh Jadi Pohon Rimbun dan Berbuah
Mop Papua dan Karya Lainnya Harus Daftar Hak Cipta, Harus Bergerak Lebih Cepat
Mop Papua dan Karya Lainnya Harus Daftar Hak Cipta, Harus Bergerak Lebih Cepat
Buaya 7 Meter Ditangkap Warga dan Tim SAR usai Terkam Seorang Pria
Buaya 7 Meter Ditangkap Warga dan Tim SAR usai Terkam Seorang Pria
Pria di Timika Dikabarkan Diterkam Buaya, Tim SAR Lakukan Pencarian
Pria di Timika Dikabarkan Diterkam Buaya, Tim SAR Lakukan Pencarian
Jasad Perempuan Tanpa Busana Ditemukan di Bawah Jembatan di Jayapura
Jasad Perempuan Tanpa Busana Ditemukan di Bawah Jembatan di Jayapura
Satpam Palang Pasar Sentral Timika Buntut Pemberhentian Hononer
Satpam Palang Pasar Sentral Timika Buntut Pemberhentian Hononer
Pelajar SMK di Timika Curi Uang Rp40 Juta Beli Sepeda Motor dan Traktir Teman
Pelajar SMK di Timika Curi Uang Rp40 Juta Beli Sepeda Motor dan Traktir Teman
Anak Muda Timika Jadi Pemakai dan Produsen Ganja Sintetis, Polisi Beri Atensi
Anak Muda Timika Jadi Pemakai dan Produsen Ganja Sintetis, Polisi Beri Atensi
Polisi Bongkar Pabrik Ganja Sintetis Milik Pemuda 19 Tahun
Polisi Bongkar Pabrik Ganja Sintetis Milik Pemuda 19 Tahun
Oknum Guru Ngaji di Timika Diduga Cabuli 5 Muridnya
Oknum Guru Ngaji di Timika Diduga Cabuli 5 Muridnya
Baca Juga