Tangkal ‘Hoax’, AMSI Papua Gelar Pelatihan Cek Fakta

PELATIHAN | Pelatihan CEK FAKTA secara virtual yang digelar oleh Pengurus AMSI Wilayah Papua-Papua Barat. (Foto: Muji/SP)
PELATIHAN | Pelatihan CEK FAKTA secara virtual yang digelar oleh Pengurus AMSI Wilayah Papua-Papua Barat. (Foto: Muji/SP)

TIMIKA | Guna menangkal pemberitaan ‘hoax’ (bohong), baik berita, foto, dan video, Asosiasi Media Siber Indonesia (AMSI) Papua menggelar pelatihan Cek Fakta selama tiga hari 21-23 November 2020.

Sekjen AMSI Papua – Papua Barat, Yohanis S. Nussy mengatakan, pemberitaan ‘hoax’ yang selama ini masih merajalela di dunia maya, sepertinya akan dieliminasi bahkan dikurangi oleh sejumlah media di Tanah Papua.

Hal ini, menyusul dilaksanakannya training Cek Fakta, dimana ini merupakan kerjasama Pengurus AMSI Pusat dan AMSI Wilayah Papua.

“Training Cek Fakta sendiri, kami lakukan sejak Sabtu (21/11) hingga Senin (23/11) nanti. Yang dilakukan secara virtual, dan diikuti sedikitnya sembilan media anggota AMSI wilayah Tanah Papua,” kata Nussy.

Training Cek Fakta yang sedang dijalani media-media anggota AMSI sebagai salah satu konstituen Dewan Pers ini, merupakan upaya untuk membendung aksi-aksi ‘hoax’ yang selama ini juga masih tetap ada.

Karenanya, pengurus AMSI Papua berupaya untuk mengajak komponen media, agar melakukan elaborasi atau kerjasama produktif demi mengurangi bahkan mengantisipasi informasi dan pemberitaan ‘hoax’ di Tanah Papua.

IKLAN-TENGAH-berita

“Untuk pelatihan ini, menghadirkan dua mentor, yakni Deny Yudiawan dari pikiranrakyat.com dan HP. Heru Margianto dari Kompas.com,” katanya.

Adapun materi yang diberikan, seperti di hari pertama Mis Informasi dan Dis Informasi yang terjadi di Indonesia, memantau media sosial, blog, dan situs, serta sumber, konten, dan media sosial.

Sementara dihari kedua, verifikasi foto, video, alokasi, dan waktu.

“Berikutnya dihari ketiga nanti, etika pemeriksaan fakta, memeriksa klaim politisi, dan keamanan digital,” terangnya.

Hasil pelatihan hari kedua membuktikan bahwa semangat rekan-rekan media untuk menekuni prosesi Cek Fakta sungguh positif.

Ini ditandai oleh ujicoba pengecekan fakta foto yang dilakukan kedua mentor, dan diperoleh dua foto yang ditanyai berada di Philipina dan Johanes Burg Afrika, Selatan.

“Saya lihat ini produktifitas awal yang sudah ditunjukan rekan-rekan media sehingga kedepannya upaya elaborasi akan sangat mendukung masyarakat pembaca dalam mendapatkan informasi akurat,” ungkap Nussy.

Dijelaskan Nussy yang juga Pemimpin Redaksi media siber gheroy.com di Timika Papua itu, AMSI Tanah Papua berterima kasih kepada Pengurus AMSI Pusat, dan secara khusus kepada Heru Margianto dari Kompas.com dan Deny Yudiawan dari pikiranrakyat.com selaku trainer, yang telah memberikan pelatihan cek fakta, secara detail dan gamblang bagi perkembangan media juga di Tanah Papua.

“Tentu saja, diharapkan dalam realisasinya media-media anggota AMSI Papua dan Papua Barat dapat saling berbagi,” ujarnya.

Lebih jauh juga ditambahkan bahwa pada prinsipnya, Media Anggota AMSI memang seharusnya memperdalam keterampilan Cek Fakta ini sebagai bagian melekat dalam profesinya sebagai jurnalis. Sehingga mampu mendukung medianya menjadi lebih kredibel dan dipercaya masyarakat pembaca di Tanah Papua secara khusus, dan bahkan di Indonesia umumnya.

Dalam pelatihan hari pertama hingga hari kedua, Minggu (22/11) siang, peserta training menerima keterampilan komprehensif terkait upaya tekun menemukan fakta akurat untuk narasi berita, foto bahkan video. Sehingga implementasinya ini yang harus dilakukan secara elaboratif atau kerjasama media-media anggota AMSI Wilayah Papua dan Papua Barat.

Pelatihan Cek Fakta oleh AMSI ini pertama di wilayah Papua dan Papua Barat ini diikuti oleh sekitar 5 media dari keseluruhan anggota AMSI Papua dan Papua Barat. Diantaranya dari Timika ada seputarpapua.com, PapuaMCTV.com, gheroy.com, antarpapuanews.com. Sedangkan dari Jayapura sendiri ada Jubi.co.id dan kabarpapua.co.

“AMSI Papua dan mendorong media anggota AMSI mempertimbangkan penting dan mendesaknya kebutuhan CEK FAKTA dalam pemberitaannya. Tentu saja, ini demi perkembangan dan kemajuan produktif industri media di tanah Papua dan secara khusus para Jurnalis. Setelah pelatihan ini AMSI Papua  akan terus mengajak rekan-rekan media melakukannya,” tegas Nussy.

Dari Jayapura dikatakan Ketua AMSI Papua, Syamsuddin Levi bahwa kegiatan pelatihan Cek Fakta ini merupakan program utama AMSI dalam rangka menciptakan media siber yang berkualitas profesional dan semakin dipercaya masyarakat pembaca.

Bahkan ditambahkan Syamsuddin yang juga Pemimpin Redaksi kabarpapua.co, upaya pelatihan ini akan terus dioptimalkan bagi media anggota AMSI Papua dan Papua Barat yang dalam kesempatan ini belum sempat mengikutinya karena segala kesibukan yang dialami.

“Setelah ini harus dilakukan kerjasama produktif dalam kerangka Cek Fakta ini yang dimulai oleh media media yang tergabung dalam AMSI wilayah Papua, supaya dapat dilakukan kolaborasi penghentian berita dan informasi Hoax yang masih dapat dijumpai dibanyak kesempatan. Sukses bagi rekan rekan media yang sudah bisa mengikutinya di saat ini dan semoga bermanfaat bagi perkembangan medianya masing-masing,” ucap Syamsuddin.

Kepada peserta diungkapkan kedua mentor yang berulang ulang bahwa dalam upaya pelaksanaan Cek Fakta ini, memang dibutuhkan ketekunan yang gigih hingga ditemukannya kepastian tentang kebenaran informasi dibutuhkan.

“Rekan-rekan harus tekun hingga menemukan apa yang dibutuhkan tentang kebenaran suatu informasi,” kata Heru Margianto.

Sementara Deny Yudiawan menekankan, agar wartawan maupun media lebih baik bersabar hingga ditemukannya suatu kebenaran pemberitaan, daripada terburu-buru tetapi menjadi kesalahan fatal bagi medianya sendiri.

“Lebih baik lambat asal tepat informasinya, dan pemberitaan yang semakin dipercaya pembaca,” ungkap Deny Yudiawan.

Reporter: Mujiono
Editor: Aditra

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram
Share on email
INFOGRAFI IGbar
BERITA TERKAITbar
BERITA VIRALbar
BERITA UTAMAbar
BERITA PILIHANbar
BERITA POPULERbar