00
Hari
00
jam
00
Menit
00
Detik
Banner_atas

Terapkan ‘Physical Distancing’, Puskesmas Timika Siapkan Enam Tenda Layani Pasien

TENDA | Puskesmas Timika memasang enam tenda di halaman untuk pelayanan kesehatan.(Foto: Muji/SP)
TENDA | Puskesmas Timika memasang enam tenda di halaman untuk pelayanan kesehatan.(Foto: Muji/SP)

TIMIKA | Physical distancing atau menjaga jarak fisik terus digencarkan pemerintah untuk memastikan agar penyakit tidak menyebar, apalagi saat ini sedang mewabah virus corona baru atau Covid-19.

Hal itu pun dilakukan Puskesmas Timika, yang terletak di Jalan Trikora, Kota Timika, Mimika, Papua.

Untuk menghindari penumpukan masyarakat di lobi atau ruang pendaftaran, Puskesmas Timika menyiapkan enam tenda.

Enam tenda tersebut ditempatkan di halaman puskesmas hingga dua pekan atau 14 hari.

iklan_lokal_dalam_berita

Kepala Puskesmas Timika, Maria Rahangiar mengatakan, setiap harinya masyarakat yang datang ke Puskesmas Timika rata-rata 100-200 orang.

Namun, ada hari-hari tertentu yang jumlahnya bisa mencapai 300 orang, yakni pada Senin dan Rabu.

Dari kondisi itu, maka pastinya akan mengalami penumpukan pada loby atau loket pendaftaran.

Dengan merebaknya Covid-19 ini, maka pihaknya akan susah untuk melakukan pemisahan ataupun jaga jarak pasien.

“Kalau sudah terjadi penumpukan, maka akan sulit dipisahkan. Mana yang pasien penyakit biasa dan mana yang ISPA. Apalagi harus menjaga jarak antara pasien satu dengan lainnya,” kata Maria saat ditemui di Puskesmas Timika, Jumat (27/3).

Dari kondisi itu, maka pihaknya menyewa tenda selama dua Minggu. Tujuannya, untuk mengurangi penumpukan masyarakat yang datang ke Puskesmas.

Dari enam tenda tersebut sudah dipisahkan mulai dari tenda untuk pasien dari luar daerah, malaria, ISPA, dan pasien khusus yang memiliki gejala hampir sama dengan virus Corona, serta tenda untuk petugas kesehatan.

“Untuk tenda petugaspun kami sediakan dua. Yang satu untuk tangani pasien Covid-19. Dan satunya untuk pasien biasa,” ujarnya.

Ia menambahkan, sewa tenda per hari Rp300 ribu, namun pihaknya tidak memikirkan hal itu, tapi lebih kepada pelayanan masyarakat.

Pihak puskesmas tengah membuat tenda sendiri, sehingga kedepannya tidak perlu menyewa lagi.

“Saya gak tau ini kapan berakhir, karenanya kami sudah usahakan untuk memiliki tenda sendiri. Dan berharap musibah ini segera berakhir,” tuturnya.

 

Reporter: Mujiono
Editor: Aditra

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram
Share on email
BERITA TERKAITbar
BERITA VIRALbar
BERITA UTAMAbar
BERITA PILIHANbar
BERITA POPULERbar