Tersambar Petir saat Hujan, Seorang Pendulang Meninggal Dunia

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram
Share on email
DITANDU | Jenazah korban ditandu rekan-rekannya dari MP 35 menuju pangkalan MP 32, selanjutnya dievakuasi ke RSUD Mimika. (Foto: Ist/Seputarpapua)
DITANDU | Jenazah korban ditandu rekan-rekannya dari MP 35 menuju pangkalan MP 32, selanjutnya dievakuasi ke RSUD Mimika. (Foto: Ist/Seputarpapua)

TIMIKA | Lagi, seorang pendulang meninggal dunia di area pendulangan Mile Point (MP) 35, wilayah Distrik Kuala Kencana, Mimika, Papua. Kali ini bukan tenggelam di kali kabur, melainkan tersambar petir.

Berdasarkan keterangan Kapolsek Kuala Kencana, Iptu Sera Y. Ayatanoi saat dikonfirmasi Seputarpaoua.com, menerangkan bahwa korban yang bernama Umman (25) Alias Sirang tersambar petir saat pulang dari mendulang.

Menurut keterangan dari saksi bernama Su Ju (23) bahwa korban pulang dari lokasi dulang ke camp lantaran kondisi sedang hujan deras. Saat itu, sekitar pukul 15.30 WIT, korban pulang dengan membawa alat dulang atau mal beserta mesin air.

“Dipikul di bahu kanan, dan saat korban akan menurunkan barang-barang tersebut tiba-tiba petir menyambar yang mengakibatkan telingan kanan korban hilang dan korban meninggal dunia,” kata Iptu Sera dalam keterangan tertulisnya, Rabu (15/9/2021) malam.

Petugas Polsek Kuala Kencana baru mengetahui informasi itu sekitar pukul 16.43 WIT terkait adanya pendulang tersambar petir.

Kemudian, sekitar pukul 17.00 WIT anggota piket Polsek Kuala Kencana dan BKO Brimob Kalsel merespon kejadian itu, dalam hal ini petugas langsung menuju pangkalan ojek dan taksi di MP 32, lantaran informasi bahwa jenazah korban di tandu rekan-rekannya dari MP 35 barat menuju pangkalan MP 32.

“Dikarenakan kalau menunggu ambulans atau Basarnas akan lama datang ke TKP, sehingga jenazah di tandu oleh rekan-rekannya menuju ke pangkalan Mile 32. Dari pangkalan ojek atau taksi akan dijemput oleh ambulans dari KKSS untuk selanjutnya dibawa ke Timika,” terang Iptu Sera.

Sekitar pukul 17.40 WIT jenazah korban tiba di pangkalan MP 32, selanjutnya dievakuasi menggunakan ambulans KKSS menuju RSUD Mimika untuk di formalin.

Rencananya juga, Kamis besok, 16 September 2021 jenazah korban akan di berangkatkan ke kampung halamannya di Makassar, Sulawesi Selatan.

Reporter: Saldi
Editor: Aditra
Berita Terkait
Video Seputar Papua TV Terbaru
1/10 videos
Protokol Kesehatan Bandara Timika saat PON XX Papua 2021
Protokol Kesehatan Bandara Timika saat PON XX Papua 2021
Kisah Yulius Uwe - Pemegang Rekor Dasalomba Indonesia
Kisah Yulius Uwe - Pemegang Rekor Dasalomba Indonesia
Jelang PON XX Papua, Infrastruktur Kelistrikan di Mimika Rampung 100 Persen
Jelang PON XX Papua, Infrastruktur Kelistrikan di Mimika Rampung 100 Persen
Satu-satunya di Indonesia, GOR Biliar Timika Siap Dipakai pada PON XX Papua 2021
Satu-satunya di Indonesia, GOR Biliar Timika Siap Dipakai pada PON XX Papua 2021
Melihat Kemegahan GOR Futsal di Mimika Jelang PON XX
Melihat Kemegahan GOR Futsal di Mimika Jelang PON XX
Polisi dan Tim Medis di Timika Suntik Vaksin Pelaku Usaha di Tempat Jualan
Polisi dan Tim Medis di Timika Suntik Vaksin Pelaku Usaha di Tempat Jualan
Si Jago Merah Hanguskan 8 Ruko di Timika
Si Jago Merah Hanguskan 8 Ruko di Timika
Turnamen Bola volly Distrik Mimika Baru Memperingati HUT ke 76 Kemerdekaan RI
Turnamen Bola volly Distrik Mimika Baru Memperingati HUT ke 76 Kemerdekaan RI
Freeport Gelar Upacara HUT RI di Tembagapura, Presdir: Mari Merawat Indonesia
Freeport Gelar Upacara HUT RI di Tembagapura, Presdir: Mari Merawat Indonesia
4 Tahun Seputar Papua Menggoreskan Tinta
4 Tahun Seputar Papua Menggoreskan Tinta
Baca Juga