Tiba di Timika, Panglima TNI Melayat Prajurit TNI yang Gugur

TIBA | Panglima TNI, Jenderal TNI Andika Perkasa saat tiba di RPH usai melayat prajurit korban penyerangan kelompok separatis. (Foto: Saldi/Seputarpapua)
TIBA | Panglima TNI, Jenderal TNI Andika Perkasa saat tiba di RPH usai melayat prajurit korban penyerangan kelompok separatis. (Foto: Saldi/Seputarpapua)

TIMIKA | Panglima TNI, Jenderal Andika Perkasa bersama rombongan dari Jakarta tiba di Mimika, Papua, Kamis (27/01/2022) malam.

Panglima TNI bersama rombongan tiba di Bandara Internasional Mozes Kilangin sekitar pukul 19.00 WIT menggunakan pesawat Boeing TNI-AU.

Setelah tiba rombongan kemudian bertolak menuju Markas Yonif (Mayon) 754/ENK untuk melayat jenazah para prajurit TNI yang gugur dalam penyerangan kelompok separatis di Distrik Gome, Kabupaten Puncak, Papua, pagi tadi.

Saat ini, jenazah para korban prajurit TNI yang gugur disemayamkan di Markas Yonif 752/ENK. Rencananya besok, Jumat, 28 Januari 2022, masing-masing akan diberangkatkan ke kampung halaman untuk dikebumikan.

Usai melayat, Panglima Andika dan rombongan kembali bertolak menuju Rimba Papua Hotel (RPH) dan melakukan pertemuan tertutup bersama para pejabat TNI.

Usai pertemuan, Panglima belum bisa memberikan keterangan kepada awak media terkait kedatangannya di Timika menyusul aksi penyerangan kelompok separatis yang menewaskan tiga prajurit TNI serta satu prajurit lainnya kondisi kritis akibat tertembak.

Sebelumnya Kepala Penerangan Kodam (Kapendam) XVII/Cenderawasih, Kolonel Inf Aqsha Erlangga membenarkan terjadinya penyerangan oleh kelompok separatis ke Pos Satgas di Distrik Gome, Kamis pagi.

Selanjutnya terjadi kontak tembak yang menyebabkan dua prajurit TNI Serda M. Rizal Maulana Arifin selaku Dantim 2 Pos Koramil Gome dan Pratu Tupel Alomoan Baraza selaku Tabakpan Tim 2 Pos Koramil Gome gugur.

Serangan selanjutnya, kembali menyebabkan satu prajurit TNI kembali gugur, yakni Pratu Rahman Tomilawa selaku Tabakpan Tim 3 Pos Koramil Gome dan Pratu Syaiful yang dalam kondisi kritis akibat tertembak.

Terkait penyerangan ini, Tentara Nasional Pembebasan Papua Barat (TPNPB) yang merupakan sayap militer Organisasi Papua Merdeka (OPM) mengklaim bertanggungjawab atas serangan tersebut.

“TPNPB dibawah Komando Panglima Tinggi Gen Goliath Tabuni, Komandan Operasi Umum Mayjend Lekagak Telenggen, Panglima Kodap Ilaga Penny Murib, Panglima Kodap Sinak Militer Murib dan Komandan Lapangan Numbuk Telenggen bertanggungjawab atas serangan ini,” demikian pernyataan TPNPB dalam siaran persnya yang diterima awak media.

reporter : Saldi, Yonri
editor : Aditra

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Seputar Papua. Mari bergabung di Grup Telegram “Seputarpapua.com News”, caranya klik link https://t.me/seputarpapua , kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.