Tiga Bulan, Penerimaan Bea Cukai Timika Capai Rp449 Miliar

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram
Share on email
Kepala Bea Cukai Timika, I Made Aryana
Kepala Bea Cukai Timika, I Made Aryana

TIMIKA | Penerimaan Bea Cukai Timika di bulan ketiga tahun 2021 ini mencapai Rp449,2 miliar atau setara 46 persen dari target.

Kepala Bea Cukai Timika, I Made Aryana menjelaskan, tahun 2021 Direktorat Jenderal Bea dan Cukai memberikan target penerimaan sebesar Rp975,5 miliar.

Target ini naik hampir 50 persen dibanding tahun 2020, yaitu Rp579 miliar dengan realisasi penerimaan Rp1,6 triliun.

Made menyebutkan penerimaan di triwulan pertama ini terdiri dari Bea Masuk (BM) Rp28 miliar, Bea Keluar (BK) Rp421 miliar dan cukai Rp20,4 juta.

“Penerimaan terbanyak ini masih tetap dari sektor pertambangan yakni ekspor konsentrat PTFI,” kata Made di Timika, Rabu (31/3/2021).

Lanjutnya, sejak bulan Januari target penerimaan memang sudah dipercepat bersamaan dengan sudah diizinkan kembali ekspor di tahun 2021.

Ia optimis bisa mencapai target Rp975 miliar jika dibarengi dengan kerjasama antara Bea Cukai dan pengguna jasa dan rekanan cukai di Kabupaten Mimika.

Untuk diketahui, di tahun 2020 lalu, Bea Cukai Timika berada di posisi pertama penerimaan tertinggi se-Kanwil DJBC Khusus Papua yang terdiri dari tujuh bea cukai dan satu pangkalan satuan operasi. Tumpuan penerimaan DJBC Kanwil Khusus Papua itu ada di Bea Cukai Timika.

 

Reporter: Anya Fatma
Editor: Aditra
Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram
Share on email
Berita Terkait
Baca Juga
Dapatkan Notifikasi ?    Ya Nanti