Tiga Distrik di Asmat Dipasang Perangkat Jaringan 4G

PERANGKAT | Perangkat jaringan 4G yang dipasang disalah satu distrik di Asmat. (Foto: Komimfo Asmat)
PERANGKAT | Perangkat jaringan 4G yang dipasang disalah satu distrik di Asmat. (Foto: Komimfo Asmat)

ASMAT | Pemerintah Kabupaten Asmat, Papua, tahun 2021 mendapat bantuan perangkat jaringan 4G untuk tiga distrik.

Kepala Dinas Komunikasi Informatika Statistik dan Persandian (Diskominfosantik) Kabupaten Asmat Jamaludin mengatakan, tiga perangkat jaringan 4G merupakan bantuan dari Bakti Kominfo dan Telkomsel.

Jaringan 4G tersebut sudah dipasang di Distrik Atsj, Sawaerma dan Suator.

“Patut disyukuri karena sebelumnya Distrik Atsj, Sawaerma dan Suator masih dengan jaringan 3G. Namun atas bantuan Bakti Kominfo dan Kantor Telkomsel Pusat telah dibantu pemasangan jaringan 4G,” kata Jamaludin di Agats, Rabu (20/10/2021).

Tak hanya itu, kata Jamaludin, pihaknya kini tengah mengawal pembangunan 107 tower Base Transceiver Station (BTS) di ibu kota distrik dan kampung di Asmat yang dibangun Bakti Kominfo.

Tower BTS akan dibangun diluas lahan 20×20 meter persegi dengan ketinggian tower 18 meter.

Sementara untuk Izin Mendirikan Bangunan (IMB) pembangunan tower sudah disiapkan.

“Perlu diapresiasi karena Kabupaten Asmat termasuk dalam program wilayah terdepan, tertinggal dan terpencil (3T) oleh Kemenkominfo RI,” ujarnya.

Jamaludin menambahkan, jika material pembangunan tower BTS sudah tiba, maka akan diawali dengan peletakan batu pertama oleh Bupati Asmat Elisa Kambu di Kampung Jewes Distrik Akat.

“Pembangunan telekomunikasi adalah harapan seluruh masyarakat, dan kita tetap lakukan yang terbaik untuk mereka,” tuturnya.

Jamaludin menambahkan, kehadiran jaringan telekomunikasi sangat penting untuk para guru dan tenaga kesehatan yang mengabdi di pedalaman Asmat.

“Karena beberapa guru dan tenaga kesehatan kadang tidak betah mengabdi karena alasan tidak ada jaringan telekomunikasi,” ujarnya.

Sementara untuk distrik dan kampung yang sudah ada jaringan telekomunikasi dan internet, Jamaludin berharap agar para kepala kampung, guru, dan tenaga kesehatan tidak ke ibu kota jika tidak ada urusan penting.

“Bisa dikirim dengan jaringan internet via WhatsApp, email dan lain-lain jika ada administrasi yang mau dikirim,” pungkasnya.

reporter : Faqi Difinubun
editor : Aditra

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Seputar Papua. Mari bergabung di Grup Telegram “Seputarpapua.com News”, caranya klik link https://t.me/seputarpapua , kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.