Tim Gabungan Bersama Pemuda Gereja Menuju Lokasi Jatuh Pesawat Rimbun Air

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram
Share on email
Kondisi badan pesawat Rimbun Air PK-OTW yang jatuh di bukit Kampung Bilogai, Distrik Sugapa, Intan Jaya, Papua. (Foto: Ist/Seputarpapua)
Kondisi badan pesawat Rimbun Air PK-OTW yang jatuh di bukit Kampung Bilogai, Distrik Sugapa, Intan Jaya, Papua. (Foto: Ist/Seputarpapua)

TIMIKA | Pesawat Rimbun Air dengan register PK-OTW yang sebelumnya hilang kontak ditemukan dalam kondisi hancur di bukit sekitar Kampung Bilogai, Distrik Sugapa, Intan Jaya, Papua.

Saat ini juga tim gabungan TNI-Polri bersama pemuda gereja setempat sedang berusaha menuju lokasi jatuh pesawat guna melakukan proses evakuasi, Rabu (15/9/2021).

Kabid Humas Polda Papua, Kombes Pol Ahmad Musthofa Kamal dalam keterangannya menyampaikan, dari lokasi bandara dengan titik jatuh pesawat diperkirakan berjarak sekitar 800 meter.

Untuk menempuh lokasi itu, kata dia, dapat ditempuh menggunakan sepeda motor dan kemudian berjalan kaki.

“Saat ini tim gabungan TNI-Polri bersama pemuda gereja sedang melakukan evakuasi. Dari lokasi bandara dengan jatuhnya pesawat itu sendiri berjarak kurang lebih 800 meter dan dapat ditempuh menggunakan sepeda motor, kemudian harus berjalan kaki menuju perbukitan untuk sampai di titik jatuhnya pesawat,” kata Kamal dalam keterangannya yang diterima Seputarpapua.com, Rabu siang.

Sementara itu, kata dia, untuk kondisi secara riil baik itu pesawat maupun kru pesawat hingga kini belum diketahui. Pihaknya masih menunggu tim gabungan yang tiba di lokasi pesawat.

“Pada saat kejadian cuaca memang kurang mendukung, jadi diperkirakan pesawat akan landing, namun landasan tidak terlihat jelas, karena jatuhnya pesawat ini tidak terlalu jauh dengan bandara,” terangnya.

Lantaran jatuh pesawat di area perbukitan sehingga diperkirakan tim gabungan yang saat ini sedang menuju lokasi bisa tiba sekitar 2 sampai 3 jam. Sehingga baru bisa melakukan evakuasi terhadap kru pilot maupun barang-barang penting yang diperlukan dalam proses investigasi.

Sekitar pukul 11.00 WIT bertempat di bukit Kampung Bilogai, Distrik Sugapa telah ditemukan pesawat Rimbun Air PK-OTW yang sebelumnya hilang kontak.

Saat itu anggota menerima laporan dari masyarakat bahwa telah menemukan pesawat Rimbun Air PK-OTW di ketinggian 2.400 meter dengan koordinat 7219979585751.

Mendapat laporan tersebut, tim gabungan TNI-Polri dan pemuda gereja langsung menuju ke lokasi kejadian sekitar pukul 12.30 WIT guna melakukan evakuasi.

Pesawat Rimbun Air dengan register PK OTW hilang kontak pada Rabu pagi sekitar pukul 07.37 WIT. Pesawat tersebut dilaporkan memuat barang berupa material bangunan dari Kabupaten Nabire menuju Intan Jaya dengan Pilot Hj. Mirza, Co-Pilot Fajar dan Enginering Iswahyudi.

Reporter: Saldi
Editor: Aditra
Berita Terkait
Video Seputar Papua TV Terbaru
1/10 videos
Protokol Kesehatan Bandara Timika saat PON XX Papua 2021
Protokol Kesehatan Bandara Timika saat PON XX Papua 2021
Kisah Yulius Uwe - Pemegang Rekor Dasalomba Indonesia
Kisah Yulius Uwe - Pemegang Rekor Dasalomba Indonesia
Jelang PON XX Papua, Infrastruktur Kelistrikan di Mimika Rampung 100 Persen
Jelang PON XX Papua, Infrastruktur Kelistrikan di Mimika Rampung 100 Persen
Satu-satunya di Indonesia, GOR Biliar Timika Siap Dipakai pada PON XX Papua 2021
Satu-satunya di Indonesia, GOR Biliar Timika Siap Dipakai pada PON XX Papua 2021
Melihat Kemegahan GOR Futsal di Mimika Jelang PON XX
Melihat Kemegahan GOR Futsal di Mimika Jelang PON XX
Polisi dan Tim Medis di Timika Suntik Vaksin Pelaku Usaha di Tempat Jualan
Polisi dan Tim Medis di Timika Suntik Vaksin Pelaku Usaha di Tempat Jualan
Si Jago Merah Hanguskan 8 Ruko di Timika
Si Jago Merah Hanguskan 8 Ruko di Timika
Turnamen Bola volly Distrik Mimika Baru Memperingati HUT ke 76 Kemerdekaan RI
Turnamen Bola volly Distrik Mimika Baru Memperingati HUT ke 76 Kemerdekaan RI
Freeport Gelar Upacara HUT RI di Tembagapura, Presdir: Mari Merawat Indonesia
Freeport Gelar Upacara HUT RI di Tembagapura, Presdir: Mari Merawat Indonesia
4 Tahun Seputar Papua Menggoreskan Tinta
4 Tahun Seputar Papua Menggoreskan Tinta
Baca Juga