Tim SDGs Rapat Bahas Rencana Pembangunan Mimika

RAPAT | Rapat tim SDGs untuk membahas dan menyatukan presepsi terkait pembangunan berkelanjutan. (Foto: Kristin Rejang/Seputarpapua)
RAPAT | Rapat tim SDGs untuk membahas dan menyatukan presepsi terkait pembangunan berkelanjutan. (Foto: Kristin Rejang/Seputarpapua)

TIMIKA | Tim Tujuan Pembangunan Berkelanjutan Sustainable Development Goals (TPB- SDGs) kembali mengadakan rapat koordinasi di Hotel Horison Diana, Kamis (9/9/2021).

Rapat koordinasi guna menindaklanjuti rapat sebelumnya pada Rabu (23/6/2021). Dimana dalam rapat tersebut telah dibentuk tim atau kelompok kerja yang terdiri dari unsur OPD Pemda Mimika, PT. Freeport Indonesia dan Yayasan Pemberdayaan Masyarakat Amungme Kamoro (YPMAK).

Kemudian dibagi dalam empat pokja, yakni Sosial, Ekonomi, Lingkungan, dan Hukum Tatakelola.

“Untuk menindaklanjuti tugas ini kita akan duduk dua hari ini, mulai tadi pagi sudah ketemu pokja sosial, untuk kedua ini mulai dengan pokja ekonomi, besok direncanakan untuk pokja lingkungan dengan pokja hukum tatakelola,” jelas Kabid Pemerintahan dan Pembangunan Manusia pada Bappeda, Yoseph Manggasa.

Dijelaskan, maksud dari kegiatan tersebut untuk mendiskusikan peran Satuan Kerja Perangkat Daerah (SDKP) disetiap pokja masing masing.

“Misalnya di pokja ekonomi disitu akan kumpul SKPD baik pemerintah mupun non pemerintah, yaitu PTFI dnegan YPMAK untuk bersama menyatukan presepsi mengenai indikator yang menjadi kewenangan setiap Pokja,” katanya.

Untuk langkah awal, kata Yoseph, pihaknya akan melihat indikator yang ada di dalam pedoman setiap pokja, sehingga bisa sepakati bersama untuk ditindak lanjuti menjadi prioritas dalam penanganan berikutnya.

“Karena ujung daripada ini bagaimana kita melihat intervensi dari pencapaian indikator itu kedalam kegiatan di masing-masing SKPD sesuai dengan perannya di setiap pokja itu, begitu juga peran non pemerintah,” ujarnya.

Untuk tujuan pertemuan tersebut juga untuk mengisi format dan memperkenalkan sebuah format yang akan diisi sesuai dengan buku petunjuk pedoman penyusunan pembangunan berkelanjutan.

Setelah disepakati bersama dalam SDGs ini, Yoseph mengungkapkan, sekitar dua atau tiga minggu kedepan akan dilihat perkembangan data yang diisi.

“Setelah tahu data apa yang kita siapkan, format yang kita sudah ajar, bagaimana menyusunnya, kita akan lihat setelah itu kita akan kumpul bersama lagi untuk melihat perkembangan penyusunan matriks yang kita sudah sepakati. Setelah itu baru kami di Bappeda sebagai sekertariat mulai minggu depan juga akan menyusun narasi dari dokumen yang kita sediakan ini,” ungkapnya.

“Dan setelah pertemuan berikutnya ada pertemuan pleno lagi di empat pokja untuk merumuskan draft tujuan pembangunan berkelanjutan Kabupaten Mimika untuk di tindaklanjuti selanjutnya,” tambah Yoseph.

Dijelaskan lagi, empat pilar atau pokja ada 17 tujuan yang terbagi antara sosial mengcover 5 tujuan, ekonomi 5 tujuan, lingkungan 6 tujuan dan hukum tatakelola 1 tujuan.

“Jadi setiap tujuan itu sudah menyasar kedalam setiap pokja berdasarkan tujuan-tujuan itu. Setiap pokja juga terdiri dari SKPD-SKPD yang mempunyai tupoksi di dalam melaksnaakan tujuannya itu sesuai pilar, ditambah dengan non pemerintah yaitu untuk sementara Freeport, YPMAK, karena Freeport juga menjalankan program – program dalam pilar-pilar tersebut,” pungkasnya.

reporter : Kristin Rejang
editor : Aditra

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Seputar Papua. Mari bergabung di Grup Telegram “Seputarpapua.com News”, caranya klik link https://t.me/seputarpapua , kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.