TNI AD Kembali Kirim 411 Prajurit ke Papua Barat

Wakil Kepala Staf TNI Angkatan Darat Mayjen Moch Fachruddin, usai memberi arahan kepada pasukan BKO di Markas Kodam XVIII/Kasuari, di Manokwari, Senin (13/7/2020) (Foto: Antara/Toyiban)
Wakil Kepala Staf TNI Angkatan Darat Mayjen Moch Fachruddin, usai memberi arahan kepada pasukan BKO di Markas Kodam XVIII/Kasuari, di Manokwari, Senin (13/7/2020) (Foto: Antara/Toyiban)

MANOKWARI | Sebanyak 411 prajurit TNI Angkatan Darat (AD) dikirim lagi ke Papua Barat untuk memperkuat pembentukan satuan kodim dan koramil di wilayah kerja Kodam XVIII/Kasuari.

Wakil Kepala Staf TNI AD Mayjen Moch Fachruddin, Senin (13/7), berkunjung ke Manokwari untuk memberikan arahan sekaligus motivasi kepada para prajurit yang didatangkan dari sejumlah kodam di Indonesia tersebut.

Pada kegiatan yang dipusatkan di Markas Kodam Kasuari itu, ia menjelaskan, pembentukan kodim dan koramil baru merupakan bagian kebijakan strategis guna pemerataan gelar kekuatan TNI AD di seluruh wilayah.

Selama bertugas mereka akan melakukan kegiatan pembinaan teritorial dari mempersiapkan lahan markas kodim hingga membantu pemerintah daerah dalam melaksanakan pembangunan.

“Ini komposisinya lengkap ada perwira, bintara, dan tamtama. Dari pangkat pratu sampai mayor. Papua Barat ini ada 12 kabupaten, satu kota dengan 231 kecamatan. Belum semua daerah ada kodim, koramilnya pun baru 34,” ujar Fachruddin.

Kehadiran personel bawah kendali operasi (BKO) ini sangat penting untuk membantu terbentuknya kodim dan koramil di seluruh kabupaten. Mereka akan bertugas selama satu tahun.

IKLAN-TENGAH-berita

Ia mengutarakan, personel yang memperoleh tugas BKO ini akan memperoleh hak berupa uang makan, uang saku serta tunjangan khusus.

Bagi personel yang bersedia menjadi pasukan organik di wilayah Papua Barat, mereka akan mendapat hal prioritas dalam pendidikan kenaikan pangkat.

“Dari penugasan BKO gelombang pertama dan kedua, di wilayah Kodam Patimura, Kodam Cenderawasih dan Kodam Kasuari total sudah ada 435 personel yang secara sukarela menjadi pasukan organik. Awalnya BKO, setelah di sini mereka betah dan ingin menetap bertugas di sini,” katanya lagi.

Prev1 of 2

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram
Share on email
INFOGRAFI IGbar
BERITA TERKAITbar
BERITA VIRALbar
BERITA UTAMAbar
BERITA PILIHANbar
BERITA POPULERbar