Truk Terbalik di Jalan Trans Nabire-Timika, Lima Orang Tewas, Puluhan Luka-luka

Masyarakat para korban laka maut berkumpul di RSMM Caritas berkoordinasi mencari pihak yang harus bertanggungjawab atas musibah yang terjadi dan memakan korban jiwa. (Foto: Saldi/Seputarpapua)
Masyarakat para korban laka maut berkumpul di RSMM Caritas berkoordinasi mencari pihak yang harus bertanggungjawab atas musibah yang terjadi dan memakan korban jiwa. (Foto: Saldi/Seputarpapua)

TIMIKA | Kecelakaan maut yang terjadi di Malan Trans Nabire-Timika, Distrik Iwaka, Kabupaten Mimika, Papua Tengah, Selasa (22/11/2022) menewaskan lima orang serta puluhan lainnya luka-luka.

Puluhan orang itu diketahui merupakan warga dari kawasan PT PAL, mereka hendak ke Kota Timika dengan menumpangi salah satu truk yang melintas.

Berdasarkan informasi yang dihimpun awak media di RSMM Caritas, dua korban meninggal di lokasi kejadian, sementara tiga lainnya yang sempat dievakuasi tidak berhasil diselamatkan dan meninggal dunia.

Nus Magai, salah satu korban yang mengalami luka pada tangan dan punggung akibat terpental dalam kecelakaan itu, mengatakan bahwa truk yang mereka tumpangi melaju dengan kecepatan tinggi, ditambah lagi warga yang menumpangi truk berjumlah lebih dari 20 orang.

“Kita sudah lewat jembatan (kali Pindah-Pindah), lalu lewat tikungan baru terbalik,” jelas Nus Magai yang ditemui di RSMM Caritas.

Nus juga mengatakan, tujuan mereka hendak ke Kota Timika adalah untuk menghadiri prosesi adat yang tengah dilakukan masyarakatnya di SP 2.

“Kita semua dari PT PAL mau ke SP 2, tidak tau kejadian ini ada,” ujarnya.

Hingga kini, kelima jenazah korban meninggal dunia masih disemayamkan di kamar jenazah RSMM Caritas. Masyarakat korban belum mau membawa pulang jenazah sampai ada pihak yang mau bertanggungjawab.

Sebab, mereka beranggapan bahwa tujuan para korban dari PT PAL ke Timika adalah untuk mengikuti prosesi adat yang tengah dilangsungkan. Sehingga menurut mereka harus ada pihak yang bertanggungjawab

Kini, masyarakat terutama kerabat dan keluarga korban tengah berkumpul di RSMM Caritas untuk berkomunikasi mencari pihak-pihak yang harus bertanggungjawab atas meninggalnya para korban.

Sedangkan untuk kasus kecelakaan yang terjadi, mereka serahkan penanganannya oleh pihak kepolisian.

Diberitakan sebelumnya, kasus kecelakaan tunggal ini terjadi Selasa siang sekitar pukul 10.30 WIT.

 

Tanggapi Berita ini
reporter : Saldi
editor : Aditra

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Seputar Papua. Mari bergabung di Grup Telegram “Seputarpapua.com News”, caranya klik link https://t.me/seputarpapua , kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.