Umat Katolik Gelar Misa Kamis Putih, ini Rangkaian Pekan Suci Paskah

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram
Share on email
Aparat gabungan berjaga di gerbang masuk Gereja Katedral Tiga Raja Timika saat Misa Kamis Putih, Kamis (1/4/2021). (Foto: Sevianto Paking / Seputarpapua)
Aparat gabungan berjaga di gerbang masuk Gereja Katedral Tiga Raja Timika saat Misa Kamis Putih, Kamis (1/4/2021). (Foto: Sevianto Paking / Seputarpapua)

TIMIKA | Umat Katolik di seluruh dunia telah memasuki pekan Tri Hari Suci. Rangkaian ini secara garis besar meliputi kisah sengsara hingga kebangkitan Yesus atau Paskah yang jatuh pada Minggu 4 April mendatang.

Dalam liturgi gereja Katolik, pekan suci Paskah diawali sejak Minggu Palma. Kemudian Tri Hari Suci atau Tridum dimulai hari ini, Kamis (1/4/2021) yaitu Kamis Putih, berlanjut dengan Jumat Agung dan Sabtu Suci.

Umat Katolik termasuk di Gereja Katedral Tiga Raja Timika, juga melaksanakan Misa Kamis Putih. Ibadah ini menerapkan protokol Kesehatan ketat, diikuti pengamanan aparat gabungan TNI/Polri, Dishub, Satpol PP, paguyuban dan Ormas lintas agama.

Ada pun dalam rangkaian tiga hari suci Paskah ini, Gereja merayakan misteri terbesar karya penebusan yaitu sengsara, wafat dan kebangkitan Yesus. Namun, Paskah tidak terbatas pada Tri Hari Suci. Rangkaian ibadah telah dimulai 40 hari sebelum hari raya Paskah.

Rabu Abu

Dalam ritual Rabu Abu, umat akan menerima percikan abu bertanda salib di dahinya. Ini menandakan perkabungan, pertobatan dan merendahkan diri menuju kemenangan kebangkitan Kristus.

Rabu Abu merupakan perayaan untuk mengawali masa Pra Paskah. Perayaan ini merupakan awal pembaharuan, introspeksi dan pertobatan diri dengan berpuasa serta berpantang.

Pekan Suci

Pekan suci adalah seminggu menjelang Hari Raya Paskah, dimulai pada Minggu Palma. Rangkaian ini dimana umat merefleksikan peristiwa sebelum kematian Yesus meliputi sambutan penuh harapan dan sukacita-Nya di Yerusalem, pengkhianatan terhadap-Nya, perjamuan terakhir dengan dua belas rasul, penangkapan, penyaliban dan kematian-Nya.

Minggu Palma

Minggu Palma, umat Kristen merayakan prosesi Yesus memasuki Kota Yerusalem. Masa Minggu Palma menandakan pekan akhir masa puasa dan pantang 40 hari sekaligus penanda masuknya Pekan Tri Hari Suci.

Menurut Injil, orang-orang dari Yerusalem memegang cabang pohon dan dedaunan di jalan untuk menyambut Yesus saat ia menunggangi seekor keledai memasuki Kota Yerusalem. Kini, umat Katolik menggunakan daun Palma saat menyambut kedatangan Yesus di gereja masing-masing.

Berita Terkait
Baca Juga