Umat Kristiani di Timika Ikuti Pawai Obor Paskah

Pawai Obor Paskah Timika
PAWAI OBOR PASKAH - Umat Kristiani di Kota Timika, Papua mengikuti Pawai Obor Paskah mengenang kebangkitan Yesus Kristus dari kematian-Nya di kayu salib, Minggu (17/4/2022) dini hari. (Foto: Aditra/ Seputarpapua)

TIMIKA | Umat Kristiani di Kota Timika, Papua mengikuti Pawai Obor Paskah mengenang kebangkitan Yesus Kristus dari kematian-Nya di kayu salib, Minggu (17/4/2022) dini hari.

Pawai Obor Paskah Oikoumene digelar Pemerintah Kabupaten Mimika bersama Persekutuan Gereja-Gereja Mimika, GMKI dan GAMKI.

Pawai Obor yang dilepas Asisten III Setda Mimika Hendritte Tandiono dimulai pukul 03.00 WIT diawali dari Lapangan Jayanti, Jalan Yos Sudarso dan berakhir di Halaman Gedung Eme Neme Yauware, setelah melewati Jalan Hasanuddin dan Budi Utomo.

Peserta Pawai Obor mulai dari anak-anak hingga orang dewasa. Mereka memegang obor di tangan sambil berjalan dan menyanyikan lagu-lagu pujian rohani.

Sejumlah aparat Kepolisian Polres Mimika dan Kodim 1710/ Mimika disiagakan disetiap persimpangan jalan yang dilalui peserta Pawai Obor.

Sekretaris Panitian Paskah Oikoumene Pdt. Lewi Sawor, STh.,M.Mis mengapresiasi Pemda Mimika yang telah mendukung kegiatan Paskah Oikoumene 2022, setelah selama dua tahun tidak dapat dilakukan akibat pandemi Covid-19.

“Kita bersyukur tahun ini bisa diberikan kesempatan untuk merayakan Paskah bersama, dan salah satu inisiatif dari Bapak Bupati menghidupkan Gereja-Gereja di Kabupaten Mimika untuk merayakan fajar Paskah bersama,” kata Pdt. Lewi.

Selain menggelar Pawai Obor dan Ibadah Fajar Paskah, menurut Pdt. Lewi, Ibadah Paskah Oikoumene juga akan digelar pada Senin (18/4/2022) pukul 15.30 WIT di Gereja Kingmi Mile 32.

“Kami ucapkan apresiasi dan terima kasih yang sebesar-besaranya kepada Pemerintah Kabupaten Mimika dalam hal ini Bapak Bupati yang memberi ruang dan waktu kepada masyarakat atau umat Kistiani dapat mengekspresikan kerinduan mereka selamat 2 tahun berturut-turut tidak dapat merayakan fajar bersama atau Paskah,” ujar Pdt. Lewi.

Pdt. Lewi berharap, dengan adanya perayaan Paskah ini dapat mengukuhkan kembali kerukunan di Mimika, khususnya umat Kristiani untuk memaknai peristiwa kematian Yesus Kristus sebagai momen terpenting bagi kehidupan.

Selain itu, dengan momen Paskah, Gereja-Gereja dapat bergandeng tangan menjaga kedamaian di Mimika.

“Mari kita bergandeng tangan menjada kedamaian melalui momen Paskah ini,” pungkas Pdt. Lewi.

reporter : Arifin
editor : Aditra

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Seputar Papua. Mari bergabung di Grup Telegram “Seputarpapua.com News”, caranya klik link https://t.me/seputarpapua , kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.